JOMBANG – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Dusun Bareng, Desa Bareng, Kecamatan Bareng, Jombang, Sabtu (18/7). Seorang perempuan yang menjadi pembonceng sepeda motor Honda Megapro meninggal dunia di lokasi setelah terjatuh ke kolong truk usai terjadi tabrakan.
Dari data yang dihimpun, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 18.30. "Kejadiannya waktu malam mulai turun, yang terlibat dua motor sama satu truk," terang Hariyanto, saksi di lokasi.
Ia menjelaskan, kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Megapro nopol S 6364 OBL yang dikendarai Sugianto, 66, warga Desa Penggaron, Kecamatan Mojowarno, berboncengan dengan Siti Muawanah, 51, melaju dari arah selatan ke utara. "Megapro dari arah selatan ke utara," katanya.
Di saat bersamaan, di depan Megapro melaju truk Mitsubishi nopol S 9443 UW yang dikemudikan Sarman, 50, warga Desa Grobogan, Kecamatan Mojowarno.
Sementara dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda CB nopol AG 3589 OJ yang dikendarai MZR, 16, warga Desa Kebundalem, Kecamatan Bareng, berboncengan dengan MS, 16, warga Desa Banjaragung, Kecamatan Bareng. "CB datang dari arah utara ke selatan," lanjutnya.
Baca Juga: Tragis! Tiga Pemotor Tewas dalam Tiga Kecelakaan Maut di Jombang Hanya Dua Hari, Begini Kronologinya
Sesampainya di lokasi kejadian, pengendara Honda Megapro diduga hendak mendahului truk di depannya. Namun, saat mengambil jalur kanan pengendara disebut kurang memperhatikan arus lalu lintas dari arah berlawanan.
Akibatnya, Honda Megapro bertabrakan dengan Honda CB. "Megapro nyalip truk lalu bertabrakan dengan motor dari depan," imbuh Hariyanto.
Benturan keras membuat seluruh pengendara dan pembonceng terjatuh ke badan jalan. Nahas, pembonceng Honda Megapro, Siti Muawanah, terjatuh ke sisi kiri hingga masuk ke kolong truk Mitsubishi yang melaju di sampingnya. Korban mengalami luka berat dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara Sugianto mengalami luka dan dilarikan ke RSK Mojowarno. Pengendara Honda CB mengalami luka dan menjalani observasi di rumah sakit, sedangkan pemboncengnya tidak mengalami luka.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda M Nurul Iman membenarkan kecelakaan tersebut. "Satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan dua korban lainnya mengalami luka," katanya.
Ia menjelaskan, ketiga kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan akibat benturan dan telah dievakuasi dari lokasi kejadian. "Kendaraan sudah kami amankan untuk proses penyelidikan," tutur Nurul Iman.
Saat ini Unit Gakkum Satlantas Polres Jombang masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan para saksi untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. "Penyebabnya masih kami dalami," pungkasnya. (riz/ang)
Editor : Anggi Fridianto