JOMBANG – Angin kencang menerjang Dusun Banjaragung, Desa Banjaragung, Kecamatan Bareng, Rabu (15/7) sekitar pukul 12.30 WIB.
Akibatnya, tujuh rumah warga mengalami kerusakan ringan.
Informasi yang dihimpun, angin kencang tiba tiba melanda sebuah area perumahan di wilayah desa setempat. Tak ada hujan, angin tiba tiba berhembus kencang dan memporak porandakan atap rumah warga.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Jombang, Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas, mengatakan, hasil asesmen menunjukkan kerusakan hanya terjadi pada bagian ringan bangunan.
Struktur utama rumah tidak mengalami kerusakan sehingga seluruh rumah masih layak dihuni.
"Angin kencang mengakibatkan tujuh rumah warga mengalami kerusakan ringan. Bangunan utama rumah tidak mengalami kerusakan dan seluruh rumah masih dapat difungsikan oleh penghuninya," ujarnya.
Usai menerima laporan bencana angin kencang, pihaknya langsung melakukan Kaji cepat bersama perangkat Desa Banjaragung dan warga setempat. Dari hasil pemeriksaan di lapangan, seluruh rumah yang terdampak telah diperbaiki secara gotong royong oleh pemilik rumah bersama warga sekitar.
Wiku menambahkan, karena kerusakan tergolong ringan dan telah ditangani secara mandiri, BPBD tidak perlu memberikan bantuan rehabilitasi maupun rekonstruksi.
"Semua rumah yang terdampak sudah dibenahi secara mandiri oleh pemilik rumah dan warga, sehingga tidak memerlukan bantuan lebih lanjut," tandasnya.
Ia menegaskan, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, BPBD tetap mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi di wilayah Kabupaten Jombang.
"Imbauan kami, tetap waspada terhadap segala potensi cuaca ekstrem yang terjadi,'' pungkasnya. (ang)
Editor : Anggi Fridianto