JOMBANG - Rentetan kecelakaan maut terjadi di Kabupaten Jombang dalam dua hari terakhir. Tiga pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian dalam tiga insiden berbeda di Kecamatan Perak, Mojowarno, dan Sumobito.
Kecelakaan pertama terjadi sekitar pukul 10.00 di Jl Raya Desa Penggaron, Kecamatan Mojowarno. Korban M. Saiful Rizal, 30, warga Desa Beringin, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, meninggal dunia setelah terjatuh saat berusaha menyalip truk gandeng, lalu terlindas kendaraan tersebut. ”Kejadiannya pas motor mau nyalip, dua motor satu truk,” ujar M. Hatta, saksi di lokasi.
Korban yang mengendarai Honda Supra AG 4577 EO melaju dari arah utara ke selatan. Saat hendak menyalip truk Mitsubishi L 9482 UA yang dikemudikan Wawan Isbandiya, 35, warga Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, sepeda motor korban bersenggolan dengan kendaraan lain dari arah berlawanan. ”Namun, saat menyalip itu dia bersenggolan sama motor lain dari arah berlawanan, hingga akhirnya jatuh,” katanya.
Baca Juga: Waspada! 4 Pemotor Tewas di Jalanan Jombang dalam 24 Jam Terakhir
Korban terjatuh ke sisi kiri hingga masuk ke kolong truk dan terlindas. Sepeda motor yang dikendarainya rusak parah, sedangkan pengendara motor yang diduga terlibat senggolan meninggalkan lokasi. ”Korban kemudian tertabrak truk, motornya hancur," imbuhnya.
Beberapa jam sebelumnya, sekitar pukul 07.00, kecelakaan maut juga terjadi di Jalur Arteri Nasional, Kecamatan Perak. Wike Andriani, 33, warga Desa Bandarkedungmulyo, Kecamatan Bandarkedungmulyo, meninggal dunia setelah sepeda motor Honda Beat yang dikendarainya ditabrak truk tronton.
Menurut saksi, truk tronton P 8678 UG yang dikemudikan Fathu Rizal Ariyanto, 29, warga Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, diduga kehilangan kendali setelah ban depan pecah. ”Nah pas di lokasi itu, truknya tiba-tiba ban depannya pecah,” ujar Ali.
Truk kemudian oleng ke jalur berlawanan dan menghantam sepeda motor korban. ”Karena truknya oleng ke kanan, ya langsung menghantam motor yang dari arah berlawanan,” katanya.
Benturan keras membuat korban meninggal dunia di lokasi kejadian. ”Meninggal langsung di lokasi yang pemotornya,” imbuhnya.
Sehari sebelumnya, kecelakaan maut juga terjadi di wilayah Kecamatan Sumobito. Seorang pengendara sepeda motor Honda PCX tewas di lokasi setelah menabrak bagian belakang truk Mitsubishi pembawa mesin combine harvester di Jalan Raya Dusun Losari, Desa Kedungpapar, Kecamatan Sumobito, Rabu (8/7) malam.
Peristiwa sekitar pukul 18.00 itu bermula ketika motor Honda PCX nopol S 2443 OCG yang dikendarai M. Irfan, 26, warga Plemahan, Sumobito, melaju dari arah selatan ke utara. Kondisi jalan gelap membuat penglihatan korban terbatas dan menghantam bagian belakang truk nopol L 8768 VH yang dikemudikan Ach. Mundhib, 40, warga Mojowarno.
Benturan keras membuat Irfan mengalami luka berat dan meninggal di lokasi kejadian. Sepeda motor korban rusak parah, sementara sopir truk selamat tanpa luka. Kedua kendaraan sudah diamankan polisi sebagai barang bukti.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda M Nurul Iman, membenarkan insiden tiga kecelakaan tersebut. ”Pengendara motor meninggal dunia di lokasi kejadian. Jenazah sudah dievakuasi, kendaraan yang terlibat sudah kami amankan untuk penyelidikan,” ujarnya.
Polisi juga melakukan olah TKP dan meminta keterangan para saksi untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Khusus kecelakaan di Mojowarno, petugas masih menyelidiki identitas pengendara sepeda motor yang diduga terlibat senggolan sebelum meninggalkan lokasi. ”Pengendara motor yang belum diketahui identitasnya masih kami lakukan penyelidikan,” tutur Nurul Iman. (riz/naz)
Editor : Anggi Fridianto