Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Waspada! 4 Pemotor Tewas di Jalanan Jombang dalam 24 Jam Terakhir

Achmad RW • Kamis, 9 Juli 2026 | 20:51 WIB
Kecelakaan di jombang membuat pengendara tewas
Kecelakaan di jombang membuat pengendara tewas

 

JOMBANG – Rentetan kecelakaan maut terjadi di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Jombang dalam kurun waktu 24 jam terakhir mulai Rabu (8/7) petang hingga Kamis (9/7) sore.

 Sedikitnya empat pengendara sepeda motor meninggal dunia dalam empat kecelakaan berbeda yang terjadi di Kecamatan Sumobito, Perak, dan Mojowarno.

Dari data yang dihimpun, kecelakaan maut pertama terjadi di Jalan Raya Dusun Losari, Desa Kedungpapar, Kecamatan Sumobito, Rabu (8/7) sekitar pukul 18.00. Korbannya M. Irfan, 26, warga Desa Plemahan, Kecamatan Sumobito.

Baca Juga: Nyalip di Simpang Empat Sumobito Jombang, Pemotor Tewas Ditabrak Truk dari Belakang

Berdasarkan keterangan saksi, korban mengendarai Honda PCX nopol S 2443 OCG dari arah selatan ke utara.

Sesampainya di lokasi kejadian, korban diduga kurang memperhatikan arus lalu lintas di depannya dan terlalu mengambil jalur kanan. "Motor terlalu ke kanan," terang Kusnan, saksi di lokasi.

Akibatnya, sepeda motor yang dikendarai korban menghantam bagian belakang bak truk Mitsubishi yang melaju dari arah berlawanan. Benturan keras membuat korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Belum genap sehari, kecelakaan maut kembali terjadi di Jalan Raya Desa Perak, Kecamatan Perak, Kamis (9/7) sekitar pukul 07.00. Korbannya Wike Andriani, 33, warga Desa Bandarkedungmulyo, Kecamatan Bandarkedungmulyo.

Baca Juga: Kecelakaan Maut di Sumobito Jombang, Pengendara Honda PCX Meregang Nyawa Setelah Hantam Truk

Saksi menyebut, truk tronton flat deck yang melaju dari arah barat ke timur tiba-tiba mengalami pecah ban depan sebelah kanan. "Ban depan kanan truk pecah," ujar Ali.

Akibatnya, truk kehilangan kendali dan masuk ke jalur berlawanan hingga menghantam Honda Beat yang dikendarai korban. Benturan itu membuat sepeda motor ringsek parah, sementara korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Selang sekitar tiga jam kemudian, kecelakaan maut kembali terjadi di Jalan Raya Desa Penggaron, Kecamatan Mojowarno, sekitar pukul 10.00.

Korban M. Saiful Rizal, 30, warga Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, semula mengendarai Honda Supra dari arah utara ke selatan. Saat berusaha mendahului truk di depannya, korban diduga kurang menguasai kemudi hingga bersenggolan dengan sepeda motor dari arah berlawanan yang belum diketahui identitasnya.

"Korban mendahului truk," kata M. Hatta, saksi.

Usai bersenggolan, korban oleng ke kiri hingga tertabrak truk Mitsubishi yang melaju searah. Korban meninggal dunia di lokasi, sedangkan pengendara motor yang bersenggolan dengannya masih dalam penyelidikan polisi.

Kecelakaan maut kembali terulang pada hari yang sama sekitar pukul 15.15 di simpang empat Jalan Raya Desa Mlaras, Kecamatan Sumobito.

Korbannya Irmansyah, 34, warga Desa Sumobito, Kecamatan Sumobito. Saat itu ia mengendarai Honda Vario berboncengan dengan Nenik, 36.

Menurut saksi, korban sempat mendahului truk yang berada di depannya. Namun ketika memasuki persimpangan, muncul sepeda motor yang menyeberang sehingga korban mengerem mendadak. "Di persimpangan ada motor menyeberang," ujar Samsul Huda.

Truk Mitsubishi yang melaju di belakang tidak sempat menghindar dan menghantam bagian belakang Honda Vario. Irmansyah sempat dilarikan ke RSUD Jombang, namun akhirnya meninggal dunia. Sementara pemboncengnya mengalami luka dan menjalani rawat jalan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda M Nurul Iman membenarkan empat kecelakaan maut tersebut. Menurutnya, seluruh kejadian masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Jombang.

"Empat kecelakaan itu masih kami tangani. Seluruh lokasi sudah dilakukan olah TKP," katanya.

Ia menjelaskan, dari hasil penyelidikan sementara, setiap kecelakaan memiliki penyebab yang berbeda. Mulai dari pengendara yang diduga kurang memperhatikan arus lalu lintas, pecah ban pada kendaraan, hingga dugaan kurang menjaga jarak aman.

"Semua masih kami dalami sesuai fakta di lapangan dan keterangan para saksi," tuturnya.

Nurul Iman mengimbau seluruh pengguna jalan agar lebih mengutamakan keselamatan saat berkendara. Pengendara diminta memastikan kondisi fisik dan kendaraan sebelum berangkat, menjaga jarak aman, tidak memaksakan mendahului kendaraan lain, serta tetap waspada ketika melintas di persimpangan.

"Kami mengimbau masyarakat selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas agar kecelakaan serupa tidak terulang," pungkasnya. (riz)

Editor : Anggi Fridianto
#kecelakaan jombang #korban kecelakaan tewas #satlantas polres jombang