JOMBANG – Kebakaran melanda sebuah rumah di Dusun Kayen, Desa Kayangan, Kecamatan Diwek, Kamis (9/7) pagi. Kerugian akibat peristiwa tersebut ditaksir mencapai Rp 100 juta.
Kalaksa BPBD Jombang Wiku Birawa Felipe Dias Quintas mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 08.30. Saat itu, penghuni rumah bernama Ardi melihat kobaran api sudah muncul dari bagian dalam rumah hingga menjalar ke atap.
"Korban mengetahui ada kobaran api di dalam rumah dan atap," ujarnya.
Melihat kobaran api terus membesar, warga sekitar berdatangan membantu proses pemadaman menggunakan peralatan sederhana. Namun, upaya tersebut tidak mampu mengendalikan api.
"Warga sempat berupaya memadamkan api. Tapi api tidak kunjung padam," katanya.
Kejadian itu, kemudian dilaporkan ke Pos Damkar Jombang.
Baca Juga: Diduga Korsleting Listrik, Kebakaran Hanguskan Tiga Kamar Rumah di Jombang
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman disusul pembasahan untuk memastikan tidak ada bara api yang kembali menyala.
"Sekitar satu jam setengah proses pemadaman sampai akhirnya api berhasil dikendalikan sepenuhnya," ucapnya.
Darul Huda mengatakan, rumah yang terbakar memiliki luas sekitar 6x10 meter. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting pada instalasi listrik.
"Dugaan sementara berasal dari korsleting listrik," katanya.
Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Meski demikian, sebagian besar bangunan rumah mengalami kerusakan akibat amukan si jago merah.
"Kerugian materiil diperkirakan sekitar Rp 100 juta," pungkas Darul. (riz)
Editor : Anggi Fridianto