JOMBANG – Sebuah rumah milik Mariyam, 75, warga Dusun Tondowesi, Desa Klitih, Kecamatan Plandaan, ludes terbakar, Jumat (26/6).
Kebakaran diduga dipicu bara api dari tungku kayu yang belum padam sepenuhnya saat ditinggal pemilik rumah menunaikan Salat Jumat. Kerugian ditaksir mencapai Rp 125 juta.
Kapolsek Plandaan AKP Budi Solihin Santosa mengatakan, peristiwa itu diketahui sekitar pukul 11.50 WIB. Sebelumnya, sekitar pukul 11.00 WIB, Mariyam sedang menggoreng keripik menggunakan tungku berbahan bakar kayu di dapur rumahnya.
"Korban sebelumnya memasak menggunakan tungku kayu bakar," kata Budi.
Sekitar pukul 11.30 WIB, Mariyam bersiap berangkat ke masjid untuk melaksanakan Salat Jumat. Sebelum meninggalkan rumah, ia berupaya memadamkan tungku dengan menarik kayu bakar keluar dan menyiramnya menggunakan air.
"Korban mengira api sudah padam setelah disiram," ujarnya.
Namun, diduga masih ada bara api yang tersisa pada kayu bakar tersebut. Tak lama kemudian, warga melihat kobaran api muncul dari bagian dapur rumah yang sebagian besar berbahan kayu.
"Diduga masih ada bara api yang belum benar-benar padam," terangnya.
Warga sekitar kemudian berdatangan dan berusaha memadamkan api menggunakan air serta peralatan seadanya. Akan tetapi, kobaran api terus membesar hingga menjalar ke bagian depan rumah dan atap bangunan.
Baca Juga: MIN 2 Jombang Kebakaran, Kantin Kelas hingga Kantor Ludes Dilalap Api
"Api dengan cepat merambat karena material rumah mudah terbakar," jelas Budi.
Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Polsek Plandaan dan Pos Damkar Ploso. Tidak lama berselang, satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan.
"Petugas bersama warga berhasil memadamkan kobaran api," ungkapnya.
Akibat kebakaran tersebut, rumah milik Mariyam beserta seluruh isinya hangus terbakar. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
"Korban jiwa nihil," tegas Budi.
Polisi telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, meminta keterangan saksi-saksi, serta mengamankan barang bukti berupa kayu bekas terbakar. Dugaan sementara, kebakaran dipicu kobaran api dari tungku kayu bakar yang belum padam sepenuhnya.
"Dugaan sementara berasal dari tungku kayu bakar," pungkasnya. (riz)
Editor : Anggi Fridianto