Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Diserang Gerombolan Gangster di Ngoro Jombang, Pemuda Mojowarno Patah Tangan dan Luka-Luka

Achmad RW • Jumat, 19 Juni 2026 | 17:51 WIB
Ilustrasi pemuda dikeroyok gangster di Jombang
Ilustrasi pemuda dikeroyok gangster di Jombang

RadarJombang.id - Seorang pemuda asal Kecamatan Mojowarno, Jombang menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan sekelompok orang tak dikenal.

Selain mengalami luka, korban juga kehilangan telepon genggamnya akibat peristiwa tersebut.

Kejadian nahas itu, menimpa RAW, 26, pemuda asal Kecamatan Mojowarno, pada Jumat (19/6) sekitar pukul 02.30.

Baca Juga: Gangster Bermotor Kembali Berulah di Jombang, Kaca Pikap Pengantar Sayur Pecah Dilempar Batu

"Kejadiannya itu di jalanan arah Desa Gajah ke timur, pas di depan penggilingan batu Dusun Berjel, Desa Kesamben, Kecamatan Ngoro," terang Dw, paman korban.

Malam itu, RAW tengah berjalan dsri arah Ngoro menuju Mojowarno, untuk pulang dari ngopi.

Saat itu RAW sedang berjalan bersama lima rekannya yang lain menggunakan sepeda motor.

Baca Juga: Pemuda 19 Tahun Dikeroyok Rombongan Pesilat di Jombang, Dua Pelaku Akhirnya Dibekuk Polisi

"Enam anak posisinya, bawa tiga motor boncengan," lanjutnya.

Namun, sesampainya di Dusun Berjel, keenam pemuda itu diadang rombongan pemotor berpakaian hitam mengenakan masker.

Dw menyebut, beberapa dari mereka bahkan membawa sajam. "Awalnya dihadang, dilempari batu tapi berhasil menghindar dan lanjut perjalanan," lanjutnya.

Namun, tak jauh dari lokasi pertama enam pemuda itu kembali diadang lagi rombongan tak dikenal lainnya.

"Yang kedua ini jumlahnya sekitar 25 orang, bawa sajam juga, pakai masker juga dan yang kedua ini lebih anarkis," imbuhnya.

Kelompok kedua itu, menyerang enam pemuda itu dengan batu.

Beberapa orang terkena, bahkan RAW akhirnya berhasil ditarik tangannya. "Keponakan saya jatuh, akhirnya dikeroyok, sementara yang lainnya berhasil lari," lontarnya.

Baca Juga: Siap-Siap Dijemput, Polisi Kantongi Nama Puluhan Pendekar Onar Usai HBH PSHT di Jombang

Tanpa alasan yang jelas RAW kemudian dikeroyok dan dipukuli menggunakan kaki dan tangan.

Ia, juga sempat diseret ke kebun tebu dan dihajar kembali. "Ya ditendang, dipukul, dipukul.pakai tebu juga, karena ada memar-memar di punggungnya," lanjutnya.

Aksi penganiayaan itu, berakhir setelah mobil Patroli Polsek Ngoro, lewat di lokasi. Puluhan pemuda tak dikenal itu, kemudian kocar-kacir lari setelah melihat petugas.

Baca Juga: Bertambah Lagi,  43 Pendekar Bocil yang digaruk Polisi Buntut Konvoi Meresahkan di Sejumlah Wilayah Jombang

 "Kalau adik saya kondisinya luka patah pergelangan tangan, memar punggung, sama benjol di kepala dan wajah, HP juga diambil," lontarnya.

Dw menyebut kasus penganiayaan itu juga telah dilaporkan ke pihak berwajib. Ia berharap, polisi dapat mengusut kasus itu dan menangkap para pelakunya. "Sudah lapor tadi ke Polres Jombang," pungkasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kasatreskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander membenarkan kejadian dan laporan tersebut.

"Jadi benar hari ini memang ada laporan dari korban melalui orang tuanya, kami masih periksa lebih lanjut dan melakukan penyelidikan atas kasus itu," pungkasnya. (riz)

Editor : Achmad RW
#Mojowarno #pengeroyokan #Jombang #Ngoro #gangster