JOMBANG – Kecelakaan tunggal melibatkan Bus Patas Sudiro Tunggal Jaya terjadi di ruas Tol Jombang-Mojokerto KM 686+700 jalur A, Kamis (21/5) pagi.
Bus yang melaju dari arah Magetan menuju Surabaya itu terguling hingga masuk ke jalur berlawanan.
Dari data yang dihimpun, kecelakaan yang menimpa bus berisi 17 orang itu terjadi sekitar pukul 05.20.
“Bus melaju dari arah Magetan menuju Surabaya melalui lajur cepat,” kata Kanit PJR Jatim III AKP Sudirman.
Sudirman menjelaskan, bus Sudiro Tunggal Jaya nopol AE 7264 UP itu dikemudikan Andi Awan Prabowo, 37, warga Unggulrejo.
Setiba di KM 686+700 jalur A, pengemudi diduga mengantuk hingga kendaraan oleng ke kanan.
“Bus kemudian terperosok ke median tengah dan menabrak beton,” ujarnya, Kamis (21/5).
Benturan keras membuat kendaraan tak terkendali hingga terguling dan menghantam pagar pengaman wire rope.
Bus baru berhenti dalam kondisi ambruk di jalur berlawanan.
Baca Juga: Identitas Mayat di Saluran Irigasi Megaluh Jombang Terungkap, Polisi: Korban Lakalantas
“Kendaraan terguling dan posisi akhirnya sampai masuk jalur berlawanan,” jelas Sudirman.
Akibat kecelakaan tersebut, sembilan orang mengalami luka-luka.
Lima korban mengalami luka berat, sementara empat lainnya luka ringan.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Korban luka berat masing-masing Andi Awan Prabowo, 37, pengemudi bus asal Unggulrejo, Sugeng, 38, warga Madiun, Alfian, 38, warga Menur Surabaya, Suyono, 52, warga Kutisari Surabaya, serta Seindah Mawarni, 53, warga Dukuh Kupang Surabaya.
Sedangkan korban luka ringan yakni Nur Yasin, 35, kondektur asal Jetak, Kecamatan Geneng, Ngawi, Fitriana, 60, warga Magetan, Primson, 49, warga Gubeng Surabaya, serta Ayu Dyah Siti Maisaroh, 31, warga Sukowinangun, Magetan.
“Total ada sembilan korban luka, sementara delapan penumpang lain dilaporkan selamat,” tegasnya.
Petugas PJR bersama pengelola tol langsung melakukan evakuasi korban ke rumah sakit terdekat. Polisi juga melakukan pengaturan arus lalu lintas selama proses evakuasi bangkai bus berlangsung. “Kasus kecelakaan masih dalam penanganan petugas,” pungkas Sudirman. (riz)
Editor : Anggi Fridianto