Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Ngeri! Pria Pulang Kerja di Jombang Dikeroyok Gangster hingga Sempat Dibacok

Anggi Fridianto • Senin, 11 Mei 2026 | 16:45 WIB
ilustrasi ai
ilustrasi ai

 

JOMBANG – Seorang pria menjadi korban pengeroyokan diduga dilakukan kelompok gangster saat perjalanan pulang kerja, di Dusun Jasem, Desa Watugaluh, Kecamatan Diwek Sabtu (10/5) dini hari. 

Korban bahkan sempat dibacok di bagian punggung, dan beruntung bisa menyelamatkan diri.

Korban diketahui bernama UF, 25, warga Desa Kalikejambon, Kecamatan Tembelang Jombang.

Umar menuturkan, sebelum kejadian dirinya pulang bekerja dari salah satu warung makan di wilayah Gudo. 

Saat perjalanan pulang, ia sempat berhenti di warung Madura di sekitar pertigaan Klenteng Gudo untuk membeli air minum.

 “Sekitar pukul 02.00 saya pulang kerja, waktu itu saya lihat ada gerombolan orang memenuhi jalan sambil geber-geber motor. Mereka datang dari arah timur terus belok ke utara,” terangnya.

Menurut Umar, gerombolan tersebut mengenakan pakaian serba hitam.

Sebagian memakai hoodie dan menutup wajah menggunakan masker atau penutup mulut. “Kelihatannya seperti gangster, pakaiannya hitam semua,” ujarnya.

Setelah membeli minuman, korban melanjutkan perjalanan ke arah utara.

Namun saat tiba di perempatan sebelah barat SMPN 2 Diwek, ia kembali melihat gerombolan pemuda berdiri di tengah jalan. 

“Saya takut kalau kenapa-kenapa, akhirnya saya belok ke timur biar dekat rumah warga,” tuturnya.

Saat melintas di lokasi itu, salah satu pelaku meneriaki korban agar berhenti. Namun korban memilih tetap melanjutkan perjalanan. “Mereka teriak suruh berhenti, tapi saya nggak berhenti karena takut,” katanya.

Baca Juga: Pura-Pura Salat, Pria Ini Terekam CCTV Bobol Kotak Amal Musala di Mojoagung Jombang

Dari kaca spion, Umar melihat gerombolan tersebut langsung mengejar dirinya menggunakan sepeda motor. Tak lama kemudian, salah satu pelaku berhasil memepet motor korban.

“Ada yang mepet dari samping terus nendang setang motor saya,” ucapnya. “Saya langsung jatuh dan nabrak tiang lampu di depan rumah warga,” lanjut Umar.

Saat terjatuh dan tertimpa motor, korban mengaku kesulitan berdiri. Kondisi itu dimanfaatkan para pelaku untuk mengeroyoknya secara brutal.

“Mereka langsung mukul dan nendang kepala saya. Ada yang mukul pakai helm berkali-kali ke belakang kepala,” sambungnya.

Korban mengaku sempat berusaha melawan. Namun jumlah pelaku yang cukup banyak membuat dirinya kewalahan.

“Saya coba berdiri dan melawan, tapi orangnya banyak,” ujarnya.

Tak hanya dipukul dan ditendang, salah satu pelaku juga mengayunkan senjata tajam ke arah tubuh korban. “Punggung saya disabet parang. Alhamdulillah nggak sampai luka parah,” imbuh Umar.

 Baca Juga: Pagu SPMB  2026 untuk SMP Negeri di Jombang Berkurang Tiga Rombel, Daya Tampung Turun Tinggal Segini

Aksi pengeroyokan itu akhirnya berhenti setelah seorang warga keluar rumah mendengar suara gaduh dan geberan motor para pelaku.

“Pas ada warga keluar, mereka langsung kabur ke arah timur,” tuturnya.

Korban menyebut dua orang pelaku menggunakan motor jenis CBR sempat melaju ke arah barat sebelum akhirnya memutar balik mengikuti rombongan.

“Mereka sambil geber-geber motor waktu kabur,” ujarnya.

Akibat kejadian tersebut, Umar mengalami luka lebam di bagian kaki dan pinggang. Selain itu telinganya sempat mengeluarkan darah dan bagian kepala mengalami benjol akibat dipukul menggunakan helm. “Telinga saya sempat berdarah sedikit, kepala juga benjol,” katanya.

“Kalau yang di punggung itu bekas sabitan parang,” tandasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Diwek AKP Darul Huda membenarkan kejadian tersebut. “Iya memang kemari nada informasi perihal kejadian tersebut, kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya. (riz/ang)

Editor : Anggi Fridianto
#desa watugaluh kecamatan diwek #Polsek Diwek #Keroyok Warga #Jombang #gangster