JOMBANG - Misteri kematian BGM, 25, pemuda asal Mojokerto yang ditemukan membusuk di kebun jagung Dusun Babatan, Desa Sumberjo, Kecamatan Wonosalam, masih diselidiki polisi.
Luka tusuk di dada dan perut menjadi penyebab kematian, namun aparat belum memastikan apakah peristiwa itu bunuh diri atau pembunuhan.
Kasatreskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander menegaskan, pengungkapan kasus ini bergantung pada hasil pemeriksaan barang pribadi korban.
”Pengungkapan tinggal menunggu hasil pemeriksaan ponsel, laptop, dan catatan pribadi korban yang saat ini masih dianalisis,” ujarnya, Jumat (1/5).
Ponsel korban ditemukan di saku celana saat jasadnya ditemukan, sementara laptop dan catatan pribadi diamankan dari kamar korban. Barang-barang tersebut kini diperiksa di Laboratorium Forensik Polda Jatim dan dianalisis psikiater.
”Kami mencari petunjuk fakta-fakta dari seluruh barang bukti itu untuk menguatkan hasil penyelidikan yang nantinya akan kami gelarkan,” terangnya.
Polisi juga memeriksa ayah, tante, dan rekan kerja korban. Dari keterangan mereka, korban sempat mengirim pesan bernada perpisahan pada 12 April 2026.
Kepada ayahnya, korban mengirim pesan suara berisi ucapan terima kasih. Kepada tantenya, ia meminta maaf karena merasa belum bisa menjadi pribadi yang sempurna. Kepada rekannya, korban menyampaikan terima kasih atas kesempatan bekerja.
Jejak lain muncul dari olah TKP. Sebilah pisau ditemukan di bawah tubuh korban, masih berlabel toko ritel sekitar 200 meter dari rumahnya.
Rekaman CCTV menunjukkan korban sendiri yang membeli pisau tersebut pada 12 April 2026 pukul 13.21–13.32, bersama sebuah pulpen. ”Kami cek CCTV, terlihat korban sendiri yang membeli pisau tersebut,” jelas Dimas.
Usai dari toko, korban memesan ojek online menuju kawasan Wisata Bajak Laut Wonosalam, sekitar 100 meter dari lokasi penemuan jasad.
Perjalanan tercatat pukul 13.35 dan tiba sekitar pukul 14.15. Namun penelusuran CCTV terhenti karena kamera di lokasi wisata tidak aktif.
Hasil autopsi memperkirakan korban meninggal sekitar 10 hari sebelum jasad ditemukan. Luka tusuk di dada kiri atas dan perut kanan bawah menjadi penyebab kematian.
Baca Juga: Berawal Cemburu Cinta Segitiga, Polisi Beber Motif Pelaku Pembunuh Mayat di Megaluh Jombang
Jasad korban ditemukan pencari rumput pada Senin (20/4) pukul 08.45 dalam kondisi membusuk, nyaris tinggal tulang, dengan pakaian masih melekat dan ponsel di saku celana. (riz/naz)
Editor : Anggi Fridianto