RadarJombang.id – Kecelakaan maut melibatkan dua truk terjadi di ruas Tol Jombang Mojokerto KM 698+800 jalur A, Jumat (10/4) pagi.
Sopir dan kenek truk paket tewas terjepit usai kendaraan yang ditumpangi menabrak dump truk di depannya.
Dari data yang dihimpun, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.10 WIB di wilayah Desa Carangrejo, Kecamatan Kesamben.
Baca Juga: Sopir Mengantuk, HRV Tabrak Truk Tangki Pertamina di Tol Jombang Mojokerto
“Kecelakaan di KM 698+800 jalur A, melibatkan truk colt diesel dan dump truk,” kata Kanit 3 PJR Polda Jatim AKP Sudirman.
Ia menjelaskan, kecelakaan bermula saat truk Colt Diesel nopol N 8273 EA bermuatan paket yang dikemudikan Muhamad Diki Padeva, 26, warga Blitar melaju dari arah Jakarta menuju Surabaya.
Setiba di lokasi kejadian, pengemudi diduga mengantuk dan kurang konsentrasi.
Baca Juga: Terus Bertambah, Ini Daftar Lengkap 33 Korban Bus Restu Terguling di Tol Jombang-Mojokerto
“Diduga sopir mengantuk, sehingga tidak bisa mengendalikan kendaraan dan menabrak dump truk di depannya,” ujarnya.
Dump truk yang dimaksud, adalah kendaraan nopol KT 8985 DO bermuatan pasir yang dikemudikan Ahmad Taufik, 35, warga Kediri saat itu melaju di depan truk paket tersebut.
Benturan keras membuat kabin truk colt diesel ringsek parah hingga sopir dan kenek terjepit.
Muhamad Diki Padeva, 26 dan kernetnya yang masih dalam proses identifikasi dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
“Dua korban meninggal dunia dari kendaraan colt diesel akibat terjepit di dalam kabin, identitas kenek masih dalam pendalaman,” tegas Sudirman.
Sementara itu, pengemudi dump truk Ahmad Taufik, 35 dan kernetnya Ahmad Noval, 21 dilaporkan selamat tanpa luka.
Kerugian material akibat kecelakaan ditaksir mencapai sekitar Rp45 juta. Sudirman juga memastikan tidak ada kerusakan pada fasilitas tol dalam kejadian tersebut.
Baca Juga: Kesaksian Korban Selamat Ungkap Detik-Detik Bus Restu Terguling di Tol Jombang-Mojokerto
Petugas PJR bersama pengelola tol langsung melakukan evakuasi korban dan kendaraan di lokasi kejadian.
Arus lalu lintas sempat tersendat, namun kembali normal setelah proses penanganan selesai.
"Kami mengimbau agar pengguna jalan memperhatikan waktu mengemudi dan memastikan fresh saat berkendara. Jangan memaksakan berkendara saat kondisi mengantuk," pungkas Sudirman. (riz)
Editor : Achmad RW