RadarJombang.id – Kecelakaan lalu lintas terjadi di perempatan Jalan Raya Dusun Kedungcaluk, Desa Kedungbogo, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang, Selasa (31/3) malam.
Tiga orang dilaporkan mengalami luka-luka dalam insiden tersebut.
Kapolsek Ngusikan Iptu Suraji menjelaskan, kecelakaan itu berlangsung sekitar pukul 18.30.
"Yang terlibat satu pikap dan satu motor, kejadiannya tepat di simpang empat Dusun Kedungcaluk," terangnya.
Baca Juga: Tabrak Truk Parkir di Ngoro Jombang, Ibu-Anak Tewas Seketika
Ia menjelaskan, kejadian bermula saat mobil pikap Suzuki bernopol S 8493 SC yang dikemudikan Agus Prastiawan, 32, warga Kudu, yang saat itu berjalan dari arah barat dan hendak berbelok ke utara.
Nahas, di saat yang sama tengah melintas sepeda motor Honda Beat bernopol S 6955 PQ yang dikendarai Masiadi, 42, warga Desa Cupak, bersama istri dan cucunya yakni Yayuk Nurmiati, 56 dan A, 5.
“Sepeda motor melaju dari arah utara ke selatan, kemudian di perempatan ada mobil pikap dari arah barat yang belok ke utara,” ujarnya.
Baca Juga: Motor Tabrak Sepeda Ontel di Banjardowo Jombang, Dua Orang Luka
Menurutnya, saat melintas di perempatan, pengemudi pikap diduga kurang memperhatikan kondisi lalu lintas di sekitarnya.
“Diduga pengemudi kurang fokus dan tidak melihat kanan kiri saat berbelok sehingga terjadi tabrakan,” imbuhnya.
Akibat benturan tersebut, pengendara motor mengalami luka lecet di lutut dan bibir.
“Pengendara motor luka lecet, istrinya mengalami luka robek di dahi, dan cucunya luka ringan di bagian kepala,” katanya.
Seluruh korban langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan. Masiadi dan A dirujuk ke Puskesmas Keboan, sementara Yayuk dirujuk ke RS Basoni Mojokerto.
Sementara itu, pengemudi pikap Agus Prastiawan dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka.
Baca Juga: Diduga Sopir Mengantuk, Elf Terguling Usai Tabrak Trotoar di Mojoagung Jombang
“Korban sudah mendapatkan penanganan medis, untuk kasusnya selanjutnya diserahkan ke Unit Gakkum Satlantas Polres Jombang,” ujar Iptu Suraji.
Saat ini kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan petugas kepolisian untuk proses lebih lanjut. (riz)
Editor : Achmad RW