Radarjombang.id – Puting beliung disertai hujan deras menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Jombang, Senin (30/3/2026) sore.
Dampaknya, kerusakan terjadi di beberapa titik mulai permukiman warga, fasilitas umum hingga akses jalan utama yang sempat lumpuh.
Kepala Pelaksana BPBD Jombang Wiku Birawa Felipe Dias Quintas mengatakan, titik terdampak tersebar di empat kecamatan, yakni Megaluh, Tembelang, Kesamben, dan Ploso.
“Sebaran kejadian cukup luas, mulai dari Dusun Bungkil Kedungrejo Megaluh, RS Al Aziz Tembelang, hingga wilayah Kesamben dan Ploso,” ujarnya.
Peristiwa bermula sekitar pukul 15.25 WIB saat hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang melanda wilayah Jombang.
Dalam waktu singkat, angin memicu pohon tumbang di sejumlah lokasi. “Angin datang bersamaan hujan lebat, lalu dalam hitungan menit sudah ada laporan pohon tumbang,” katanya.
Baca Juga: Sungai Meluap, Ratusan Rumah Hingga Puluhan Hektare Sawah di Carangrejo Jombang Terendam Banjir
Salah satu dampak paling parah terjadi di jalur Jombang–Lamongan yang sempat tertutup total akibat pohon tumbang. Kondisi ini membuat arus lalu lintas tidak bisa dilalui sementara waktu.
“Ada titik yang menutup seluruh badan jalan, terutama di akses penghubung Jombang–Lamongan,” ucapnya.
Kerusakan juga terjadi di fasilitas umum. Atap parkiran RS Al Aziz di Kecamatan Tembelang dilaporkan rusak akibat terjangan angin.
Selain itu, di wilayah Ploso, dinding bangunan rumah sakit turut mengalami kerusakan. “Fasilitas umum ikut terdampak, mulai atap parkiran hingga bagian dinding bangunan,” tuturnya.
Di sektor permukiman, total sedikitnya tujuh rumah warga terdampak dengan tingkat kerusakan bervariasi. Rinciannya, satu rumah rusak sedang, empat rumah rusak ringan hingga sedang di Kesamben, serta di Ploso meliputi satu rumah dan dua toko di Desa Rejoagung serta dua rumah di Dusun Kleco, Desa Tanggungkramat dengan kategori ringan.
“Mayoritas kerusakan di permukiman kategori ringan hingga sedang,” katanya.
Baca Juga: Sungai Meluap, Ratusan Rumah Hingga Puluhan Hektare Sawah di Carangrejo Jombang Terendam Banjir
BPBD Jombang langsung bergerak cepat setelah menerima laporan warga. Dua tim diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat dan assessment.
“Begitu laporan masuk, tim langsung kami berangkatkan untuk penanganan dan pendataan,” ujarnya.
Petugas melakukan pemotongan pohon tumbang serta pembersihan material yang menutup jalan. Penanganan dilakukan secara bertahap di beberapa titik terdampak.
“Fokus awal kami membuka akses jalan agar aktivitas warga kembali normal,” ucapnya.
Proses penanganan berlangsung hingga malam hari dan dinyatakan selesai sekitar pukul 22.00 WIB. Saat ini seluruh akses jalan yang sebelumnya terdampak sudah bisa dilalui kembali.
“Penanganan selesai malam hari, akses sudah kembali normal,” katanya.
BPBD memastikan masih melakukan assessment lanjutan untuk mendata dampak keseluruhan serta memastikan kondisi warga terdampak. “Pendataan terus kami lakukan untuk memastikan kebutuhan warga terpenuhi,” tandasnya. (riz/ang)
Editor : Anggi Fridianto