Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Terungkap dari CCTV dan Forensik, Ini Kronologi Ibu-Anak Tewas di Eks Aspol Jombang

Achmad RW • Minggu, 22 Maret 2026 | 11:21 WIB

Polisi mengevakuasi dua jenazah perempuan yang ditemukan di lubang bekas asrama polisi terbengkalai Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso
Polisi mengevakuasi dua jenazah perempuan yang ditemukan di lubang bekas asrama polisi terbengkalai Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso

Radarjombang.id– Pengungkapan kasus kematian ibu dan anak di bekas asrama polisi (aspol) Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Jombang, akhirnya menemukan titik terang.

Polisi membeberkan kronologi lengkap berdasarkan rekaman CCTV hingga hasil forensik.

Korban diketahui SK, 36, dan NCQ, 6, warga Kecamatan Gondang, Nganjuk. Keduanya ditemukan meninggal dunia dalam kondisi terbakar di kolam bekas aspol pada Rabu (25/2) siang.

Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan menjelaskan, dari penelusuran CCTV, SK terlihat keluar rumah pada Selasa (24/2) subuh dengan membonceng anaknya menggunakan sepeda motor Yamaha Vega nopol AG 5053 WO.

“Dari CCTV dan saksi, korban hanya berdua, tidak ada yang mengikuti,” ujarnya, Kamis (19/3/2026).

Setibanya di lokasi, SK diduga mengonsumsi cairan pembersih porselen yang mengandung asam HCL, yang sebelumnya dibeli melalui saudaranya. Cairan yang sama juga diberikan kepada anaknya.

Hasil pemeriksaan toksikologi menemukan zat tersebut di dalam tubuh korban. Sementara pada tubuh anak ditemukan luka pelepuhan yang menguatkan dugaan paparan cairan kimia tersebut.

Berdasarkan autopsi, NCQ meninggal akibat sesak napas karena menghirup asap dan luka bakar. Sedangkan SK mengalami kerusakan organ dalam akibat zat kimia, disertai paparan asap dari pembakaran.

“Korban melakukan pembakaran setelah itu, lalu bunuh diri,” kata Ardi.

Kasus ini bermula saat suami korban, NY, 38, menyadari istri dan anaknya hilang.

Ia kemudian melapor ke Polsek Gondang pada Rabu (25/2) sekitar pukul 13.00 WIB. Selang satu jam, jasad keduanya ditemukan warga.

Polisi memastikan tidak ditemukan tanda kekerasan maupun keterlibatan pihak lain. Latar belakang korban yang tertutup dan riwayat percobaan bunuh diri sebelumnya menjadi bagian dari pendalaman penyidik.

Kasus ini sempat menjadi perhatian warga karena kondisi jenazah yang terbakar di lokasi terbuka bekas asrama polisi. Kini, penyelidikan resmi ditutup setelah seluruh rangkaian SCI rampung. (riz)

Editor : Anggi Fridianto
#asrama polisi #Jombang #polres jombang #terungkap #mayat ibu dan anak