Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Identitas Pria Tewas Bersimbah Darah di Penampungan Tebu Terungkap, Sehari-hari Mancing di Sekitar Lokasi

Achmad RW • Kamis, 19 Maret 2026 | 10:33 WIB

Petugas melakukan evakuasi Korban diketahui bernama Hany Prasetya Kriscahyo, 37, warga Desa Latsari, Kecamatan Mojowarno
Petugas melakukan evakuasi Korban diketahui bernama Hany Prasetya Kriscahyo, 37, warga Desa Latsari, Kecamatan Mojowarno

JOMBANG – Identitas pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di lokasi timbangan tebu Dusun Kupang, Desa Tebel, Kecamatan Bareng, akhirnya terungkap. Korban diketahui bernama Hany Prasetya Kriscahyo, 37, warga Desa Latsari, Kecamatan Mojowarno.

Korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa pada Kamis (19/3) sekitar pukul 05.00 WIB. Dari hasil penelusuran, korban diketahui sehari-hari kerap memancing di sekitar lokasi kejadian.

Kapolsek Bareng AKP Mustoib menjelaskan, identitas korban berhasil diketahui setelah dilakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. “Korban atas nama Hany Prasetya Kriscahyo, 37, warga Latsari Mojowarno, yang sehari-hari sering beraktivitas memancing di sekitar lokasi,” ujarnya.

Sebelumnya, jasad korban ditemukan tergeletak di area timbangan tebu dengan sejumlah luka di tubuh, terutama di bagian kepala. Warga yang menemukan langsung melapor ke perangkat desa dan diteruskan ke pihak kepolisian.

Dari keterangan saksi, sebelum jasad ditemukan sempat terlihat sebuah truk trailer masuk ke area timbangan tebu. “Sekitar pukul 05.20 WIB, ada saksi yang melihat truk trailer masuk ke lokasi untuk berputar, sempat berhenti sejenak lalu keluar lagi,” kata Mustoib.

Namun, saksi tidak mengetahui keberadaan korban saat truk tersebut berada di lokasi. Tak lama berselang, warga menemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Di lokasi kejadian, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sepeda motor Honda Repsol nopol S 3940 OAP yang diduga milik korban, kunci motor, tas, sandal, hingga bungkus rokok.

 

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi menduga korban merupakan korban kecelakaan lalu lintas yang kemudian dipindahkan ke lokasi tersebut. “Dugaan sementara, korban ini terindikasi korban laka lantas yang kemudian dibuang ke pekarangan kosong di lokasi timbangan tebu,” tegasnya.

Saat ini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh Satreskrim Polres Jombang bersama Polsek Bareng. Polisi juga telah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap secara pasti penyebab kematian korban. (riz)

Editor : Anggi Fridianto
#mayat #desa tebel #identitas korban #Jombang #pembunuhan #Kecamatan bareng