Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Geger! Jasad Bayi Laki-Laki Ditemukan Mengapung di Dam Yani Sumobito Jombang

Achmad RW • Rabu, 11 Maret 2026 | 04:00 WIB

Petugas BPBD Jombang saat mengevakuasi jasad bayi yang ditemukan di Dam Yani SUmobito Jombang
Petugas BPBD Jombang saat mengevakuasi jasad bayi yang ditemukan di Dam Yani SUmobito Jombang

RadarJombang.id – Warga digegerkan dengan penemuan mayat bayi laki-laki yang mengapung di Dam Yani Dusun Budug, Desa Budugsidorejo, Kecamatan Sumobito, Selasa (10/3) sore.

Diduga, jasad bayi itu masih berusia dua hari saat dibuang.

Jasad bayi tersebut pertama kali ditemukan penjaga pintu air saat melakukan pengecekan rutin debit air.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 17.00.

"Ditemukannya tadi sekitar pukul 17.00, oleh warga dan penjaga dam," terang Kapolsek Sumobito AKP Bagus Tejo Purnomo.

Ketika melakukan pengecekan, ia melihat sesosok jasad bayi mengapung di antara aliran sungai.

Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi. Tim dari Satreskrim Polres Jombang turut diterjunkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan keterangan dari saksi di sekitar lokasi.

"Untuk kondisinya memang sudah mulai menghitam, tapi posisi ari-ari masih menempel, kemungkinan baru berusia dua hari," lanjutnya.

Jasad bayi itu, kini dievakuasi ke RSUD Jombang guna proses penyidikan dan identifikasi lanjutan.

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander membenarkan adanya penemuan jasad bayi tersebut. “Benar, jasad bayi laki-laki ditemukan di Dam Yani. Saat ini tim sudah melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah ke rumah sakit,” jelasnya, Selasa (10/3) malam.

Polisi saat ini masih menunggu kedatangan dokter forensik untuk melakukan autopsi.

Pemeriksaan tersebut diperlukan untuk memastikan penyebab kematian bayi, termasuk kemungkinan adanya unsur kekerasan.

“Kami masih menunggu hasil otopsi dari dokter forensik untuk memastikan berapa lama bayi tersebut sudah meninggal dunia dan penyebab pastinya,” imbuhnya.

Selain melakukan penyelidikan di lokasi, polisi juga berkoordinasi dengan sejumlah polres di wilayah yang dilalui aliran Sungai Brantas.

Langkah ini dilakukan untuk menelusuri kemungkinan adanya laporan kehilangan bayi dari wilayah hulu sungai.

“Koordinasi juga kami lakukan dengan polres yang berada di jalur aliran sungai jika ada laporan kehilangan bayi,” tambahnya.

Saat ini area di sekitar Dam Yani telah dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.

Polisi juga mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian tersebut agar segera melapor. (riz)

Editor : Anggi Fridianto
#dam yani #Kecamatan Sumobito #Jombang #Polsek SUmobito #mayat bayi