RadarJombang.id - Hujan deras disertai angin kencang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Jombang Sabtu (21/2) sore hingga petang.
Di beberapa titik, hujan dan angin kencang itu bersifat destruktif hingga merusak sejumlah bangunan rumah hingga fasum.
Seperti yang terjadi di Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, ini.
Hujan dan angin kencang sekitar pukul 18.00, menyebabkan sebuah musala di lingkungan MI Miftahul Ulum ambruk serta sejumlah rumah dan balai dusun mengalami kerusakan.
Baca Juga: Hujan Es Guyur Sejumlah wilayah di Jombang, Warga Sempat Panik
Penjabat Kepala Desa Kepuhkembeng, Irfan Ramadan menjelaskan peristiwa terjadi saat hujan deras mengguyur wilayahnya.
Cuaca sore itu awalnya mendung sebelum hujan berintensitas tinggi turun disertai hembusan angin kencang.
Di Dusun Klagen, atap musala MI Miftahul Ulum terbang hingga menyisakan tembok dan bagian bawah bangunan. Material atap yang terlepas juga menimpa genteng ruang sekolah.
“Sekitar pukul 18.00 WIB terjadi hujan sangat deras disertai angin kencang di wilayah Desa Kepuhkembeng. Puting beliung menimpa bangunan MI beserta musalanya. Atap musala terbang dan menimpa genteng atap sekolah,” ujarnya.
Baca Juga: Angin Kencang Terjang Carangrejo Kesamben Jombanh, Belasan Rumah Rusak
Selain Dusun Klagen, dampak angin kencang juga terjadi di tiga dusun lain. Di Dusun Babatan satu rumah warga rusak pada bagian atap.
Di Dusun Kandangan tiga bangunan terdampak terdiri dari satu balai dusun dan dua rumah warga.
Sementara di Dusun Kembeng satu rumah warga mengalami kerusakan serupa. “Untuk korban tidak ada,” tegas Irfan.
Kepala Pelaksana BPBD Jombang, Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas menyebut tim langsung turun melakukan penanganan karena ada aktivitas warga di sekitar lokasi saat kejadian.
“Pada sore menjelang maghrib cuaca mulai mendung, kemudian turun hujan dengan intensitas cukup tinggi disertai angin kencang," ungkapnya.
Wiku menyebut, kejadian itu menyebabkan sejumlah desa mengalami kerusakan bangunan.
"Kami melakukan penanganan dengan skala prioritas karena dikhawatirkan membahayakan, apalagi saat itu ada kegiatan di sekitar lokasi,” jelasnya.
Ia menambahkan laporan kerusakan juga diterima dari beberapa titik lain, termasuk di sekitar jalan samping kantor KPU dan area Terminal Kepuhsari.
Baca Juga: Angin Kencang Terjang Jombang, Pendopo di Desa Gondangmanis Ambruk
Sejumlah warga bahkan melaporkan hujan es terjadi bersamaan dengan angin kencang.
BPBD memastikan seluruh laporan telah ditindaklanjuti dan proses pendataan kerusakan masih berlangsung.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dan kejadian ini bisa segera kami tangani,” pungkasnya. (riz)