RadarJombang.id – Kecelakaan beruntun melibatkan sepeda motor dan dua mobil terjadi di Jalur Arteri Nasional Desa/Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, Jumat (13/2) petang.
Insiden tersebut mengakibatkan satu orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian.
Dari data yang dihimpun, peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 18.30.
“Kejadiannya habis magrib, jalannya masih ramai,” kata Jaya, 40, saksi mata di lokasi.
Jaya menjelaskan, kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Beat nopol S 6638 OAU yang dikendarai Rudy, 42, warga Desa Gondangmanis, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, melaju dari arah barat ke timur.
Nahas, di saat bersamaan, dari arah berlawanan datang mobil Daihatsu pikap nopol S 851x JM yang dikemudikan Endrik, 35, warga Desa Pucangsimo, Kecamatan Bandar Kedungmulyo.
“Sempat srempetan sama mobil dari arah berlawanan,” ujarnya.
Akibat senggolan tersebut, sepeda motor oleng dan keluar jalur. Nahas, di belakang pikap melaju mobil Isuzu Panther nopol AG 1857 AY yang dikemudikan Fathur, 44, warga Desa Pagung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri.
“Motornya oleng lalu tertabrak mobil yang di belakangnya,” kata Jaya.
Benturan keras membuat pengendara sepeda motor terkapar di badan jalan. Korban mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara.
“Pemotornya langsung tergeletak, tidak tertolong,” ucapnya.
Sementara pengemudi Daihatsu pikap dan Isuzu Panther dilaporkan tidak mengalami luka dalam peristiwa tersebut.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda Siswanto membenarkan adanya kecelakaan karambol tersebut.
“Benar, terjadi laka lantas melibatkan tiga kendaraan dengan satu korban meninggal dunia,” jelasnya.
Menurut Siswanto, pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk posisi kendaraan saat terjadi senggolan awal.
Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan kendaraan yang terlibat, serta meminta keterangan sejumlah saksi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. (riz)
Editor : Anggi Fridianto