Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Detik-Detik ODGJ di Jombang Ngamuk Bawa Sajam, Sempat Duel dengan Polisi dan Babinsa

Achmad RW • Rabu, 4 Februari 2026 | 11:03 WIB
Seorang pria mengamuk sambil membawa senjata tajam di Dusun Budug, Desa Budug Sidorejo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Selasa (3/2/2026) sore.
Seorang pria mengamuk sambil membawa senjata tajam di Dusun Budug, Desa Budug Sidorejo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Selasa (3/2/2026) sore.

RadarJombang.id – Seorang pria mengamuk sambil membawa senjata tajam di Dusun Budug, Desa Budug Sidorejo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Selasa (3/2/2026) sore.

Saat hendak diamankan, pria tersebut sempat menyerang petugas Bhabinkamtibmas dan Babinsa hingga terjadi duel singkat di tengah kampung.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Dari rekaman CCTV dan keterangan warga, Rifai, 36, terlihat berlari-lari di lingkungan desa sambil membawa sabit dan pisau dapur.

Warga menyebut Rifai diduga mengalami depresi dan sejak pagi berperilaku tidak wajar.

Sebelum kejadian, Rifai sempat mendatangi rumah guru ngajinya, Solikan, 60, sambil membawa sabit. Di hadapan warga, ia mengomel tidak jelas dan mengaku mendapat “wangsit”. Setelah dinasihati, sabit tersebut sempat diserahkan kepada sang guru ngaji.

Namun beberapa menit berselang, Rifai kembali muncul dengan membawa pisau dapur berbahan stainless sepanjang sekitar 25 sentimeter.

Kondisinya saat itu sudah dipenuhi luka sayatan di bagian tangan dan dada, diduga akibat melukai diri sendiri sejak pagi hari.

Mendapat laporan dari warga, petugas langsung mendatangi lokasi. Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Budug Sidorejo bersama Kepala Dusun Budug, Hadi Kuswoyo, berupaya menenangkan sekaligus mengamankan Rifai.

Upaya persuasif itu justru dibalas dengan perlawanan. Rifai berlari sambil mengacungkan pisau dan sempat menyerang petugas hingga terjadi duel singkat, sebelum akhirnya berhasil dilumpuhkan dengan bantuan warga.

Kepala Desa Budug Sidorejo, Asmujiono, mengatakan Rifai diduga mengalami depresi berat setelah kedua orang tuanya meninggal dunia dan selama ini hidup seorang diri.

“Sejak pagi sudah menyayat tubuhnya sendiri. Sempat ambil pisau di warung, lalu kembali ke rumah guru ngajinya. Kami langsung lapor ke Polsek. Syukurlah petugas sigap dan tidak ada korban,” ujarnya.

Setelah berhasil diamankan, senjata tajam disita dan Rifai dibawa ke Mapolsek Sumobito untuk pengamanan awal.

Dari hasil pemeriksaan dan kondisi fisik, petugas menemukan indikasi gangguan kejiwaan. Atas permintaan keluarga dan pemerintah desa, Rifai kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa Lawang untuk pemeriksaan dan perawatan lanjutan. 

(riz)

Editor : Anggi Fridianto
#orang gila bacok polisi #serang warga #odgj bacok warga #Kecamatan Sumobito #bawa sajam #Jombang #Polsek SUmobito #ODGJ #budugsidorejo #Kabupaten Jombang #Dinkes Jombang #warga ngamuk bakar peralatan judi #pria ngamuk