Radarjombang.id - pelajar asal Kecamatan Tembelang, MD, 18, menjadi korban pengeroyokan empat orang tak dikenal (OTK) saat pulang sekolah. Akibatnya, korban mengalami luka serius, termasuk retak pada bagian tangan.
Peristiwa itu terjadi Senin (26/1) sekitar pukul 12.00. Saat melintas di sekitar Lapangan Untung Suropati, Desa Tambakrejo, Kecamatan Jombang, korban dicegat sejumlah orang.
Tanpa alasan jelas, MD kemudian dibawa ke lokasi sepi dekat sungai.
”Di situ korban kemudian dipukuli sampai babak belur,” terang Siti Masnawati, Kepala Dusun Krapak, yang mendapat cerita langsung dari ibu korban, Selasa (27/1).
Korban mengaku tidak mengenal para pelaku. Setelah puas mengeroyok, empat orang tersebut meninggalkan korban dalam kondisi penuh luka.
”Kondisi lukanya cukup parah. Tangannya retak waktu dirontgen di rumah sakit,” tambah Siti.
Keluarga korban kemudian melapor ke polisi. ”Keluarga sudah melapor, dan sudah diproses,” pungkasnya.
Saat dikonfirmasi, Kasatreskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander membenarkan kejadian tersebut. ”Orang tua korban kemarin sudah datang ke kantor, namun belum membuat laporan resmi karena masih harus menjaga anaknya di rumah sakit,” jelasnya.
Dimas menambahkan, orang tua korban akan kembali membuat laporan resmi. Polisi juga tengah menyelidiki insiden tersebut. ”Ya tentu kami akan melakukan penyelidikan setelah ada laporan nanti,” pungkasnya. (riz/naz)
Editor : Anggi Fridianto