Radarjombang.id - Seorang debt collector pinjol dibacok dan ditusuk orang tak dikenal di Dusun Kayen, Desa Kayangan, Kecamatan Diwek, Jombang Senin (26/1) siang.
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka serius di beberapa bagian tubuhnya.
Dari keterangan yang digali, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 12.00 di Kayen Gang 2 Desa Kayangan.
Warga menyebut, kejadian itu berlangsung cukup cepat. “awalnya anak saya dengar suara gaduh di depan, sempat dikira kucing beranten,” terang Yuli Fitriani, 41, saksi di lokasi.
Siang itu, ia melihat seorang pria tergolek lemas dengan kondisi bersimbah darah di pinggir tembok dekat rumahnya.
“Waktu kita lihat posisinya korban sudah luka-luka di depan, jadi ada dua orang, satu korban dan satu terduga pelaku itu,” lontarnya.
Namun, begitu melihat warga datang, pelaku ini pun memilih kabur dari lokasi. Ia langsung lari dan meninggalkan korban di lokasi.
“Pelaku kabur sempat dikejar sama pak RT juga sudah nggak ngatasi, tapia da barang pelaku yang ketinggalan, ada sarung pisau, kacamata sama helmnya,” lontarnya.
Kejadian itupun kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian. Korban penganiayaan itu, juga kemudian dibawa warga ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
“Langsung dibawa ke rumah sakit, karena kondisi lukanya memang cukup parah, ada banyak luka, bahkan jari kelingkingnya hampir putus pungkasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kasatreskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander membenarkan adanya kejadian pembacokan tersebut.
“Jadi memang benar, kami mendapatkan laporan perihal kejadian penganiayaan tersebut,” terangnya.
Korban, disebut Dimas bernama Dian Bayu Prakoso, 37, warga Desa Gondek, Kecamatan Mojowarno, Jombang.
“Jadi menurut keterangan korban, dia ini sebelumnya sudah merasa diikuti dari pagi, dan sampai di TKP itu kemudian dia dicegat, kemudian diserang setelah berpura-pura menanyakan alamat,” lontarnya.
Akibat kejadian itu, Dian juga disebut Dimas menderita luka cukup serius di rumah sakit. Polisi menyebut ada beberapa luka sobek dan luka tusuk di tubuh korban.
“Ada luka tusuk dan luka sobek, posisi korban juga masih dirawat, sehingga pemeriksaan memang belum bisa maksimal,” terangnya.
Kendati demikian, polisi menyebut sudah berhasil mengidentifikasi terduga pelakunya. Kendati saat ditanya perihal dugaan motif penyerangan itu, pihaknya menyebut masih dalam penyelidikan.
Baca Juga: Gegara Mabuk Miras, 6 Pegawai Koperasi Nekat Bacok Warga di Jombang “Untuk terduga pelaku sudah teridentifikasi, namun untuk motifnya apa kita belum tahu. Memang korban ini debt collector pinjol, namun apakah itu berhubungan sama penyerangan itu, kita belum bisa pastikan,” pungkasnya. (riz)
Editor : Anggi Fridianto