RadarJombang.id – Aksi gerombolan pemotor yang bikin onar kembali terjadi di Jombang.
Minggu (25/1) dini hari, gerombolan pemotor ini membuat onar di wilayah Jatipelem, Kecamatan Diwek.
Seorang anggota gerombolan ini bahkan akhirnya ditangkap dan dimassa warga.
Dari beberapa video yang redaksi Jawa Pos Radar Jombang dapatkan, seorang pria tampak dipiting warga.
Pria yang terlihat masih berusia sangat mud aitu, tampak mengalami luka di wajah.
Sesaat kemudian, beberapa orang tampak geram dengannya dan memukuli dan menendangnya.
Bahkan, dalam video lain saat pelaku akan dimasukkan ke dalam mobil, warga kembali berupaya memukulinya.
“Iya, kejadiannya dini hari tadi di dekat simpang rel KA situ,” terang Mujahid, Sekretaris Desa Jatipelem.
Pihaknya menyebut, dalam kejadian itu ada satu pemuda yang diamankan warga.
Bukan tanpa alasan, ia ditangkap hingga dimassa lantaran sebelumnya berbuat onar di lokasi itu.
“Kalau keterangan warga, dia jalan di jalan besar (jalur arteri nasional,Red) sebenarnya, dia dari utara mengarah ke barat, tapi mereka lihat mobil polisi di barat itu,” imbuhnya.
Diduga karena takut, gerombolan yang beranggotana puluhan orang ini putar balik hingga berpapasan dengan pengguna jalan lain.
“Nah pas papasan, ada warga yang malah diresek sama mereka, entah mau dibacok atau bagaimana, terus teriak minta tolong ke warga di dekat rel situ,” lontarnya.
Warga, akhirnya mendatangi gerombolan itu dan kemudian membuat mereka kocar-kacir.
“Nah pas itu ada satu yang turun terus malah nantang-nantang, akhirnya ditangkap itulah sama warga di lokasi, kemudian diserahkan ke polisi,” pungkasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kasatreskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander membenarkan adanya penangkapan terduga gangster itu.
“Jadi benar, utuk sementara ada satu orang yang diamankan, sudah dibawa ke Mapolres Jombang,” terangnya.
Dimas menyebut, pihaknya hingga Minggu siang masih melakukan pendalaman dan pemeriksaan pada yang bersangkutan.
“Sampai tadi pagi, kondisi dia masih dalam pengaruh miras, sehingga belum bisa dimintai keterangan, kami masih dalami kasusnya,” pungkasnya. (riz)
Editor : Achmad RW