Radarjombang.id – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di ruas Tol Jombang–Mojokerto KM 704+600 jalur A, Sabtu (24/1) pagi. Sebuah mobil Toyota Innova berpenumpang 7 orang asal Madura terguling, mengakibatkan pengemudinya luka-luka
“Kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.05 WIB lokasinya masuk Desa Blimbing, Kesamben, Jombang,” ujar Kepala Departemen Operasional Astra Tol Jomo, Zanuar Firmanto.
Zanuar menjelaskan, peristiwa bermula saat Toyota Innova bernopol L 1570 IA melaju dari arah Jakarta menuju Sumenep, Madura.
Kendaraan tersebut dikemudikan Ahmad Junaedi, 37, dengan membawa tujuh penumpang dan melaju di lajur kanan dengan kecepatan sekitar 100 kilometer per jam.
“Setiba di lokasi kejadian, pengemudi diduga mengantuk sehingga kehilangan kendali. Kendaraan kemudian oleng ke kanan dan terguling beberapa kali,” jelasnya.
Akibat kejadian itu, posisi akhir Innova terguling dan melintang di lajur luar serta sebagian lajur kiri KM 704+600 jalur A. Kondisi kendaraan mengalami kerusakan cukup parah dengan beberapa bagian mobil ringsek.
Zanuar menyebut, seluruh penumpang selamat dalam insiden tersebut. Namun, pengemudi mengalami luka cukup serius.
“Pengemudi mengalami luka robek sekitar lima sentimeter di bagian kepala belakang serta lecet di tangan kanan. Sementara enam penumpang lainnya selamat, termasuk dua balita,” terangnya.
Para penumpang diketahui berasal dari Sumenep, Madura, yakni Rizkiyah, 32, Ahmad, 36, Yanto, 32, Tika, 26, serta dua balita Fz, 2, dan Fh, 2. Sebagian besar korban menolak dirujuk ke rumah sakit dan diarahkan ke kantor operasional tol.
Sementara itu, Kanit PJR 3 Polda Jatim AKP Sudirman mengatakan korban luka telah mendapatkan penanganan medis dan perkara kecelakaan ditangani kepolisian.
“Satu korban luka dirujuk ke RSUD Basoeni, sedangkan kendaraan telah dievakuasi dan dibawa ke Pos Junkyard KM 684 untuk kepentingan penyelidikan,” kata Sudirman.
Ia menambahkan, tidak terdapat kerusakan pada aset tol akibat kecelakaan tersebut dan arus lalu lintas di lokasi kejadian telah kembali normal setelah proses evakuasi selesai. (riz)
Editor : Anggi Fridianto