Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Identitas Jasad Pria di Kali Pancir Jombang Terungkap, Ternyata Warga Bareng yang Hilang Seharian

Achmad RW • Rabu, 21 Januari 2026 | 11:46 WIB

 

Polisi akhirnya berhasil mengidentifikasi jasad pria yang ditemukan mengapungnm di Kali Pancir Desa Grobogan, Kecamatan Mojowarno, Jombang Rabu (21/1) pagi.
Polisi akhirnya berhasil mengidentifikasi jasad pria yang ditemukan mengapungnm di Kali Pancir Desa Grobogan, Kecamatan Mojowarno, Jombang Rabu (21/1) pagi.

RadarJombang.id - Polisi akhirnya berhasil mengidentifikasi jasad pria yang ditemukan mengapungnm di Kali Pancir Desa Grobogan, Kecamatan Mojowarno, Jombang Rabu (21/1) pagi.

Jasad itu, adalah seorang pria asal Kecamatan Bareng, Jombang yang sehari sebelumnya dilaporkan hilang.

"Sudah teridentifikasi, korban bernama Arifin, 38, warga Desa/Kecamatan Bareng," terang Kapolsek Mojowarno AKP Soesilo.

Pihaknya menjelaskan, terungkapnya identitas korban setelah keluarga yang kehilangan sejak Selasa malam, akhirnya mengetahui kabar beredar dan menuju kw lokasi. 

Setelah melihat jasad korban, keluargapun membenarkan jika itu anggota keluarganya. 

"Karena kondisi jasad masih utuh, sehingga keluarga bisa langsung mengenali," lanjutnya.

Soesilo, juga menjelaskan jika Arifin memang diketahui hilang sejak Selasa (20/1) malam. Sebelum hilang, korban memang pergi dari rumah untuk bekerja.

"Jadi sehari-hari korban ini kerjanya mencari rongsokan, biasanya berangkai siang, malam pulang, nah kemarin sampai malam tidak pulang, dan sempat dicari juga, ternyata akhirnya ditemukan hanyut itu," lontarnya.

Dari hasil visuk luar, polisi juga memastikan tak ada bekas tanda penganiayaan di tubuhnya. Meskipun ditemukan luka lecet di pelipis kiri dan kanan korban.

"Dari hasil visum, luka itu dimungkinkan karena benturan atau tersangkut saat korban terbawa air, bukan tanda penganiayaan," tambahnya.

Saat disinggung soal dugaan penyebab kematian korban, Soesilo menyebut kemungkinan besar akibat penyakit yang diderita Arifin.

"Kesaksian keluarga korban, dia ini punya riwayat epilepsi, sehingga itu yang diduga jadi penyebab kematiannya," tambah Soesilo.

Kini, jasad korban disemayamkan di RSUD Jombang dan sedianya akan langsung diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan.

Sebelumnya, Warga Dusun Grobogan, Desa Grobogan, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat mengapung di aliran Sungai Kali Pancir, Rabu (21/1) pagi.

Mayat tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 06.30 WIB oleh sejumlah ibu-ibu petani yang hendak berangkat ke sawah. 

MyaBaca Juga: Pelaku Perampokan dan Pembakaran Mayat Mutmainah di Jombang Dibekuk Polisi, Ternyata Keponakan Sendiri

"Awalnya, mereka mengira benda yang terlihat di cuma boneka atau benda menyerupai manusia. Setelah didekati, ternyata baru tau kalau mayat," terang Kepala Dusun Sukorejo, Desa Grobogan, Muhammad Bagus Firman. 

Menurut Bagus, jasad ditemukan mengapung di Kali Pancir wilayah Desa Grobogan dan diduga bukan merupakan warga setempat.

Dari pengamatan sementara, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan tinggi badan sekitar 165 sentimeter. 

Saat ditemukan, korban mengenakan kemeja batik bercorak garis-garis berwarna coklat, celana pendek, serta memakai cincin berwarna putih. 

Pada bagian mulut korban terlihat mengeluarkan sedikit busa.

Selain itu, ditemukan luka lecet di bagian pelipis korban. Luka tersebut diduga akibat benturan dengan batu atau benda keras saat korban tenggelam di sungai.

“Kemungkinan luka karena terbentur saat tenggelam,” jelas Bagus.

Berdasarkan kondisi jasad yang masih terlihat segar meski sedikit pucat, korban diperkirakan baru meninggal dunia sekitar sore atau malam sebelumnya. "Mungkin baru sore kemarin kalau lihat sekilas ya," imbuhnya. (riz)

Editor : Anggi Fridianto
#mayat #petani #Terjebur sungai #Jombang #warga #bareng