Radarjombang.id – Kabel internet putus yang menjuntai ke badan jalan di Jalan Kapten Piere Tendean, Desa Pulo Lor, Kecamatan Jombang memakan korban.
Seorang pengendara sepeda motor terluka setelah lehernya terlilit kabel yang terseret becak motor, Kamis (15/1) pagi.
Korban adalah Joko Fattah, warga Desa Pulo Lor. Ia mengalami luka di bagian leher serta nyeri di pundak dan lengan usai terjatuh dari sepeda motornya.
”Yang luka ini leher, terus pundak sama lengan karena jatuh,” kata Fattah saat ditemui di rumahnya.
Ia menerangkan, pagi itu ia hendak berangkat menuju Pasar Citra Niaga Jombang. Sebuah kabel internet terlihat menjuntai rendah ke badan jalan.
Di waktu bersamaan, becak motor melaju dari arah selatan ke utara membawa muatan lemari plastik.
Nahasnya, becak tersebut tersangkut kabel putus hingga menarik kabel kencang dan melilit lehernya. ”
Kejadiannya pas saya keluar rumah mau ke pasar. Saya lihat ada kabel menjuntai, saya berhenti di atas motor, lalu ada becak dari selatan.
Mungkin karena bawa muatan besar, kabelnya tidak kelihatan,” ujar Fattah.
Ia menyebut kabel yang tersangkut pada bemper becak langsung mengencang dan mengenai lehernya hingga membuatnya terjatuh.
”Kabelnya nyangkut di becak terus kena leher saya. Saya sampai teriak ke abang becaknya. Leher saya merah dan sempat sesak napas karena terlilit kabel internet,” ungkapnya.
Akibat kejadian itu, Fattah mengalami luka di leher serta nyeri di pundak dan lengan. ”Yang luka ini leher, terus pundak sama lengan karena jatuh,” katanya.
Ia berharap instansi terkait segera bertindak agar kejadian serupa tidak terulang.
”Saya serahkan ke PUPR dan Kominfo. Harapan saya ini segera ditindaklanjuti. Kalau tadi motor yang kena melaju kencang, bisa berakibat lebih parah,” tegasnya.
Kepala Dinas PUPR Jombang Bayu Pancoroadi melalui Dimas Anas Yahya, tim pengawas pengendalian rumija Dinas PUPR Kabupaten Jombang, mengatakan peristiwa tersebut akan menjadi evaluasi pemkab.
”Untuk kejadian ini kita tidak bisa saling menyalahkan, kabel ini milik siapa. Tapi ini jadi evaluasi bagi kami,” ujarnya.
Dinas PUPR menegaskan penertiban kabel internet di Jombang telah dimulai sejak tahun lalu dan akan dilanjutkan tahun ini.
”Kabel-kabel internet ini akan kita jadikan satu agar lebih rapi dan aman. Kabel yang sudah tidak terpakai akan kita lepas, termasuk penataan tiang internet, sesuai dengan perda yang berlaku,” jelasnya. (ang/naz)
Editor : Anggi Fridianto