Radarjombang.id – Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di ruas Tol Mojokerto–Jombang KM 697+700 jalur A, masuk Desa Watudakon, Kecamatan Kesamben, Jombang, Minggu (4/1) sore.
Insiden tersebut melibatkan tiga kendaraan, yakni mobil Mitsubishi Xpander, Toyota Innova, dan sebuah bus. Seluruh korban dalam kejadian ini dilaporkan selamat.
“Kejadian sekitar pukul 17.00 WIB di KM 697+700 jalur A Tol Mojokerto–Jombang, masuk wilayah Desa Watudakon, Kecamatan Kesamben,” terang Kepala Departemen Operasional Astra Tol Jomo Zanuar Firmanto.
Menurut Zanuar, kecelakaan terjadi saat kondisi cuaca hujan. “Saat kejadian hujan, arus lalu lintas cukup padat,” ujarnya.
Dari data yang dihimpun, kecelakaan bermula saat Mitsubishi Xpander bernopol AE 1677 VV melaju dari arah Madiun menuju Surabaya di lajur kanan dengan kecepatan sekitar 60 kilometer per jam.
“Pengemudi kurang mengantisipasi jarak aman sehingga kehilangan kendali dan menabrak kendaraan di depannya yang belum teridentifikasi,” kata Zanuar.
Benturan tersebut memicu tabrakan beruntun. Toyota Innova bernopol W 155 H yang berada di belakang Xpander ikut menabrak kendaraan tersebut. “Selanjutnya dari belakang, Innova kembali ditabrak bus bernopol DK 7943 UR,” ujarnya.
Akibat kejadian itu, Xpander dan Innova berhenti di lajur dengan posisi menghadap ke timur. Sementara bus terperosok ke median jalan. “Posisi akhir kendaraan, dua mobil di lajur dan bus masuk median,” ucap Zanuar.
Xpander dikemudikan Anna Dwi Nurini, 32, warga Dukuh Wates RT 002 RW 004, Desa Ngadirojo, Kecamatan Sooko, dengan tiga penumpang. “Pengemudi dan seluruh penumpang selamat,” kata Zanuar.
Toyota Innova dikemudikan Bayu Siswi Puspasari, 44, warga Perum Denanyar Indah Blok 012 RT 007 RW 007, Desa Denanyar, Kecamatan Jombang, dengan empat penumpang. “Kondisi pengemudi dan penumpang selamat,” ujarnya.
Sementara itu, bus bernopol DK 7943 UR dikemudikan Sutrisno, 69, warga Berjo Wetan RT 004 RW 008, Desa Sidoluhur, Kecamatan Godean, dengan 23 penumpang. “Pengemudi dan seluruh penumpang bus juga selamat,” tegas Zanuar.
Seluruh korban dalam kecelakaan ini tidak bersedia dirujuk ke rumah sakit. “Korban tidak bersedia dirujuk dan memilih melanjutkan perjalanan setelah pendataan,” kata Zanuar.
Selain kendaraan, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan kerusakan sarana tol. “Dua tanaman hias rusak, tanah median tergerus sepanjang 15 meter dengan lebar satu meter, serta satu guidepost rusak,” ujarnya.
Petugas pengelola tol telah melakukan penanganan di lokasi kejadian. “Kendaraan dan penumpang sementara kami amankan ke HO sebelum diserahkan ke Unit Laka Lantas Jombang,” pungkas Zanuar. (riz)
Editor : Anggi Fridianto