RadarJombang.id – Seorang pria ditemukan meninggal dunia usai terserempet Kereta Api Turangga jurusan Surabaya–Bandung di petak jalan Jombang–Temuwulan, tepatnya di KM 85+8 jalur hilir, Desa Temuwulan, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, Rabu (31/12) malam.
Diduga kejadian itu berlangsung karena korban yang mengidap depresi berjalan di rel kereta.
"Kejadiannya sekitar pukul 21.45," terang Kapolsek Perak Iptu M Supriyo.
Korban diketahui bernama Sudarmawan, 43, warga Dusun Caruk Kulon, Desa Jabon, Kecamatan Jombang.
Supriyo menjelaskan, kejadian tersebut pertama kali diketahui setelah pihak Stasiun Sembung menerima laporan dari masinis KA Turangga yang melintas dari arah timur ke barat.
“Masinis melaporkan telah menyerempet seorang laki-laki di jalur rel wilayah Temuwulan,” lanjutnya.
Laporan itu diterima petugas keamanan Stasiun Sembung yang juga merupakan adik kandung korban.
Setelah menerima informasi tersebut, saksi langsung menghubungi Polsek Perak dan bersama petugas mendatangi lokasi kejadian.
"Saat dicek ke lokasi, ditemukan seorang pria dalam kondisi sudah meninggal dunia. Korban tergeletak di sebelah utara rel kereta api, tepatnya di area persawahan, dengan posisi tertelungkup dan mengalami luka di bagian belakang kepala akibat benturan," lanjutnya.
Pohak keluarga yang didatangkan ke lokasi, juga langaung mengonfirmasi jika itu adalah anggota keluarganya.
Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun polisi, korban diduga berada di sekitar jalur rel sesaat sebelum kereta melintas.
Dari keterangan dari pihak keluarga terkait kondisi korban.
“Menurut keterangan keluarga, korban memang selama ini diduga mengalami gangguan kejiwaan dan depresi,” tambah Supriyo.
Jenazah korban kemudian dievakuasi menuju kamar jenazah RSUD Jombang.
"Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi agar jenazah dapat segera dibawa pulang dan disemayamkan," pungkasnya. (riz)
Editor : Achmad RW