Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Kepergok Curi Uang Kotak Amal Masjid di Jombang, Pemuda Asal Gresik Ngaku Tak Makan 2 Hari

Achmad RW • Rabu, 17 Desember 2025 | 23:51 WIB
Seorang pemuda asal Menganti, Gresik bernama Arta Nugraha, 20, kepergok warga mencuri uang di kotak amal masjid At Taqwa Dusun Sambongsantren, Desa Sambongdukuh, Kecamatan Jombang Selasa (6/12) siang.
Seorang pemuda asal Menganti, Gresik bernama Arta Nugraha, 20, kepergok warga mencuri uang di kotak amal masjid At Taqwa Dusun Sambongsantren, Desa Sambongdukuh, Kecamatan Jombang Selasa (6/12) siang.

RadarJombang - Seorang pemuda asal Menganti, Gresik bernama Arta Nugraha, 20, kepergok warga mencuri uang di kotak amal masjid At Taqwa Dusun Sambongsantren, Desa Sambongdukuh, Kecamatan Jombang Selasa (6/12) siang.

Ia, akhirnya ditangkap polisi setelah wajahnya terekam jelas oleh kamera warga saat beraksi.

Ironisnya, pelaku mengaku nekat mencuri uang lantaran kelaparan karena dua hari tak makan.

"Benar, pelaku sudah kami tangkap Selasa malam, setelah teridentifikasi wajahnya, dan kami bawa ke mako," terang Kanit Reskrim Polsek Jombang Ipda Dian Rizal Mabrur.

Dari data yang dihimpun, aksi Arta itu dilakukan di masjid yang disinggahinya, sekitar pukul 13.00. Saat itu, ia singgah di masjid tersebut untuk salat zuhur.

"Setelah salat, pelaku ini sempat ngaji juga di musala itu, dan kemudian menemukan kunci kotak amal di dekat pintu," terangnya.

Karena kelaparan, ia pun akhirnya membuka kotak amal dengan kunci itu dan mengambil uang Rp 15.000 di dalam kotak amal tersebut.

"Dia tidak punya niat, karena dia kelaparan tidak punya uang, akhirnya mengambil uang tersebut, untuk dipakai beli makan," lanjutnya.

Aksinya itu, direkam pemilik rumah yang mengetahui kejadian itu. Setelah mengambil uang, Arta pun kabur dari masjid hingga malam harinya tertangkap di Alun-Alun Jombang.

Kepada polisi, ia pun mengakui semua perbuatannya. Pria asal Gresik itupun mengaku jika ia tak memiliki uang lagi saat sampai di Jombang dan gagal bertemu keluarganya.

"Jadi dia ini dari Gresik, diminta ibunya menemui tantenya di Peterongan, uang cuma cukup untuk naik bus saja, ternyata sampai sini keluarganya itu sudah pindah, dan lokasinya tak diketahui lagi," lontarnya.

Karenanya, Rizal menyebut pihak takmir masjid akhirnya bersedia untuk berdamai dan memaafkan pelaku. Pihak takmir masjid pun tak mau membuat laporan.

"Untuk tindaklanjutnya, kita pertemukan pelaku ini dengan takmir masjid dan kepala desa, dia membuat surat pernyataan dan kita kembalikan ke orang tuanya," pungkasnya. (riz)

Editor : Anggi Fridianto
#pencurian #Kotak amal #Jombang #pemuda #gresik #sambongdukuh #masjid