Radarjombang.id - Warga Desa Mojongapit, Kecamatan Jombang, digegerkan dengan penggerebekan rumah kontrakan yang ternyata digunakan untuk praktik budi daya tanaman ganja.
Selama ini rumah tersebut tampak kosong dan tidak berpenghuni, sehingga keberadaan kebun ganja di dalamnya membuat warga terkejut.
”Rumah ini dulunya punya orang Mojongapit, tapi informasinya sudah dibeli orang luar dan selama ini terlihat kosong,” terang Muizzun Hakam, warga Mojongapit.
Ia menambahkan, beberapa kali mendapati seseorang datang ke rumah itu. Namun, warga sekitar hampir tidak ada yang mengenalinya.
”Sepi sekali, penghuninya juga tidak ada yang kenal. Biasanya pakai vespa, dan kalau masuk juga lewat belakang, jadi benar-benar tidak tahu,” tambahnya.
Kepala Desa Mojongapit, M Iskandar Arif, mengungkapkan selama ini tidak terlihat aktivitas mencolok di rumah tersebut. Warga sangat terkejut ketika mengetahui rumah itu dimanfaatkan untuk menanam ganja.
”Selama ini memang tidak pernah ada yang tahu, rumah ini setiap hari juga tutup, dan dia masuknya lewat belakang,” imbuhnya.
Iskandar menuturkan, Rama yang menghuni rumah tersebut baru beberapa waktu terakhir. Sebelumnya rumah itu sempat dikontrak tukang servis.
”Biasanya kos lain identitas penghuni dilaporkan, namun yang terakhir ini tidak dilaporkan,” pungkasnya.Pantauan di lokasi, hingga Selasa (16/12) siang, tampak rumah kontrakan masih terpasang garis polisi. (riz/naz)
Editor : Anggi Fridianto