Radarjombang.id – Kecelakaan beruntun melibatkan empat truk terjadi di Jalan Raya Desa Rejoagung, Kecamatan Ngoro, Selasa (9/12) siang.
Insiden itu terjadi sekitar pukul 14.30 dan membuat dua sopir mengalami luka serta sempat terjepit di dalam kabin.
Kecelakaan itu, juga sempat membuat jalan provinsi Jombang-Malang lumpuh dan dialihkan sementara.
“Saya lihat satu truk terlalu makan jalur, terus langsung adu banteng,” ujar Duwi, saksi di lokasi.
Kecelakaan itu melibatkan dua truk dari arah selatan yang membawa muatan batu dan dua truk dari arah utara yang membawa katul serta satu truk dalam keadaan kosong.
“Habis tabrakan depan, langsung ditabrak lagi dari belakang,” lanjutnya singkat.
Truk Mitsubishi AG 9176 VA yang dikemudikan Revan, 18, asal Kediri, melaju dari utara ke selatan sebelum bertabrakan dengan dump truk Mitsubishi AG-8604-UG yang dikemudikan Wahyu Nugroho Jangkung W, 32, dari arah selatan ke utara.
“Korban langsung dilarikan ke rumah sakit, tadi saya lihat dua orang dibawa,” kata Duwi.
Truk lain yang ikut terlibat yakni dump truk Mitsubishi AG 8605 UG dikemudikan Agus Siswanto, 52, serta truk Isuzu AG 8861 EO yang dikemudikan Mujiman, 46. Keduanya tidak mengalami luka.
“kondisinya truk yang di depan sama-sama ringsek,” ucap saksi tersebut.
Dampak tabrakan membuat bagian depan beberapa kendaraan ringsek parah. Dua korban mengalami luka dan kini menjalani perawatan medis.
“Yang terjepit tadi butuh waktu untuk dievakuasi karena kabinnya rusak,” tambah Duwi.
Kecelakaan itu, juga sempat membuat arus lalulintas lumpuh. Jalur Jombang-Malang pun harus dialihkan sementara selama proses evakuasi.
“Lalu lintas tadi sempat macet karena evakuasi truk dan korban,” tambahnya.
Kanitgakkum Satlantas Polres Jombang Ipda Siswanto yang dikonfirmasi, membenarkan kejadian itu. "Untuk kendaraan yang terlibat sudah dievakuasi dan arus lalulintas sudah normal kembali," lontarnya.
Siswanto juga menyebut ada dua sopir truk yang mengalami luka dalam kejadian itu. "Untuk yang luka dua orang, sudah dievakuasi ke rumah sakit sementara penyebab pasti lakalantas masih didalami," pungkasnya. (riz)
Editor : Anggi Fridianto