Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Bermodal Palu, Dua Remaja Asal Jombang Ini Jadi Begal Antar Kota, Akhirnya Tertangkap di Nganjuk

Achmad RW • Kamis, 4 Desember 2025 | 12:00 WIB
Polisi saat meringkus dua remaja asal Jombang yang jadi begal antar kota di Nganjuk
Polisi saat meringkus dua remaja asal Jombang yang jadi begal antar kota di Nganjuk

RadarJombang.id - Suasana pagi di jalur Surabaya–Nganjuk berubah drastis menjadi kepanikan ketika dua remaja asal Jombang melakukan aksi kriminal nekat bermodal sebuah palu. 

FE, 16, remaja Kecamatan Perak, Jombang dan MA, 17, remaja asal Kecamatan Bandarkedungmulyo Jombang jadi begal antar kota.

Keduanya, menghentikan laju Honda Scoopy milik Aldo Yoga Januarta, 17, di timur SPBU Kedungsuko, Nganjuk (27/11/2025).

Tanpa ragu, keduanya memukul korban dengan palu sebelum membawa kabur motor tersebut.

Aksi yang terjadi dalam hitungan detik itu membuat warga sekitar tersentak.

Teriakan korban yang meminta pertolongan memantik reaksi cepat masyarakat untuk melapor ke pihak kepolisian. 

 “Sinergi warga dan kepolisian mempercepat penanganan di lapangan. Meski pelaku masih di bawah umur, proses hukum tetap berjalan sesuai ketentuan peradilan anak,” terang Kapolres Nganjuk AKBP Henri Noveri Santoso dikutip dari Radar Nganjuk.

Tak lama setelah laporan masuk, patroli Satlantas yang tengah melintas di kawasan tersebut melihat gelagat mencurigakan. 

Informasi itu langsung diteruskan ke Unit Resmob, memicu dimulainya pengejaran terarah. 

Kasatreskrim Polres Nganjuk AKP Sukaca menjelaskan, kecepatan informasi menjadi penentu utama tertangkapnya para pelaku.

“Dalam waktu singkat, kedua pelaku dapat kami amankan berikut barang buktinya,” ujarnya.

Di sepanjang jalur utama tersebut, pengejaran berlangsung dramatis. 

Unit patroli mesti menjaga keseimbangan antara memburu pelaku dan tetap mengamankan arus lalu lintas. 

Beberapa titik rawan disisir, posisinya dipetakan ulang, dan seluruh unit bergerak dalam koordinasi penuh. 

Perwira pengendali Patroli Satlantas Iptu Gunawan menggambarkan kondisi lapangan yang cukup intens. 

“Setelah menerima laporan, kami lakukan penyisiran sambil terus berkoordinasi dengan Resmob. Respons cepat itu membuat pengejaran bisa dihentikan tanpa membahayakan pengguna jalan,” jelasnya.

Pelarian keduanya berakhir di kawasan Dusun Pulorejo, Desa Kedungrejo, Kecamatan Tanjunganom, Nganjuk.

Saat kendaraan polisi mulai menutup jalur, dua remaja itu tampak limbung dan akhirnya menghentikan laju motor rampasan tersebut. 

Tanpa perlawanan berarti, mereka ditangkap dan langsung dibawa menuju Mapolres Nganjuk. 

Dari tangan mereka, polisi menyita Honda Scoopy AG 3840 VAA, STNK, dan helm hitam yang dipakai dalam aksi kejahatan.

Kasus ini kini berada di bawah penanganan Satreskrim Polres Nganjuk. Mengingat status para pelaku sebagai anak berhadapan dengan hukum, penyidikan dilakukan menggunakan prosedur pendampingan khusus. 

Meski begitu, aparat menegaskan tak akan ada toleransi untuk tindakan kriminal yang mengancam keselamatan pengguna jalan maupun masyarakat umum. (ngk/riz)

Editor : Achmad RW
#Antar Kota #nganjuk #Jombang #begal #remaja