RadarJombang.id - Aksi pembobolan kios toko kelontong di Pasar Bandung, Kecamatan Diwek, Jombang terekam CCTV.
Beberapa pelaku, bahkan telah ditangkap warga dan diserahkan ke pihak kepolisian.
Kini, polisi masih melakukan pengembangan lebih lanjut untuk kasus ini.
“Mohon waktu, masih pemeriksaan,” ujar Kapolsek Diwek AKP Darul Huda, Rabu (19/11/2025).
Darul menjelaskan, para pelaku ini ditangkap setelah membobol toko milik Budi Adi Wibowo di Pasar Bandung, Selasa (18/11/2025) pukul 14.00 WIB.
Saat beraksi, komplotan yang mengaku asal Madura ini, menggunakan alat pemotong baja saat kondisi pasar cukup sepi.
"Aksi mereka ini terekam CCTV sehingga akhirnya bisa dikenali," lanjutnya.
Salah satu pelaku, terlihat merusak bagian depan pintu kios di dalam pasar tersebut.
Setelah berhasil masuk, pelaku berhasil menggarak puluhan kaleg rokok, hingga uang koin Rp500.000, serta korek api 12 boks. "Total kerugian ditaksir mencapai Rp 4 juta," lanjutnya.
Sehari setelah kejadian, warga melihat dua laki-laki dengan ciri-ciri sama seperti dalam rekaman CCTV berada di Pasar Cukir.
Keduanya langsung diamankan dan dibawa ke kantor polisi. Dalam pemeriksaan awal, keduanya mengakui pembobolan toko tersebut.
Berdasarkan pengakuan itu, polisi kembali bergerak dan menangkap satu pelaku lain yang bersembunyi di sebuah rumah kos.
“Jadi mereka tinggal di rumah kos selama di Jombang,” kata Kapolsek.
Polsek Diwek masih melakukan pendalaman, termasuk kemungkinan adanya komplotan lain serta TKP tambahan.
Polisi meminta masyarakat yang merasa menjadi korban pencurian serupa segera melapor untuk proses pencocokan.
“Penyidikan masih berlangsung, nanti kami kabari lebih lanjut,” ujar AKP Darul. (riz)
Editor : Achmad RW