RadarJombang.id – Kecelakaan maut melibatkan kendaraan pick-up Daihatsu Grandmax dan truk trailer terjadi di Jalur arteri nasional Desa/Kecamatan Perak, Jombang Minggu malam.
Kecelakaan beruntun ini, mengakibatkan dua orang meninggal dunia di lokasi dan satu korban lain mengalami luka berat.
“Kejadiannya sekitar jam 18.30, lokasinya tidak jauh dari Polsek Perak situ, posisi hujan saat kejadian,” ujar Zainul Arif, saksi mata di sekitar lokasi kejadian.
Peristiwa nahas itu, bermula saat pikap Grandmax W 8919 NN muatan buah mangga yang dikemudikan Catur Adipurno, 24, melaju dari barat ke timur dan berusaha mendahului dari sisi kiri jalan.
Baca Juga: Pria Asal Gresik Meninggal di Dalam Bus Saat Ziarah Makam Gus Dur Jombang
“Ban kiri kendaraan itu turun dari aspal, lalu langsung oleng,” kata Huda Febrianto, saksi lain yang melihat detik-detik kejadian tersebut.
Pikap itu, kemudian bergerak ke kanan dan menabrak truk trailer L 9913 UO yang dikemudikan M Rokim, 40, dari arah berlawanan.
“Benturan pertama membuat pikap terpental,” lanjutnya.
Setelah terpental, Grandmax kembali tertabrak truk Isuzu Elf S 9181 JH yang dikemudikan Miskal, 60, dari arah barat ke timur.
Baca Juga: Tangis Ibu di Jombang Pecah Saat Sidang, Suami Tewas dan Anak Luka Akibat Kasus Pikap Maut
“Kendaraan itu mental lagi dan berhenti dalam kondisi ringsek parah, dua penumpang pikap juga terjepit,” ujar Huda menggambarkan situasi usai tabrakan bertubi-tubi tersebut.
Akibat kejadian itu, pengemudi pikap Catur Adipurno, 24, serta seorang penumpang Sho’im, 56, meninggal dunia di lokasi kejadian.
Proses evakuasinya juga berlangsung dramatis, petugas berjibaku untuk mengangkat jasad korban dari dalam kabin pikap yang nyaris tak berbentuk itu.
"Yang lama itu evakuasinya korban, karena kan terjepit," lontarnya.
Sementara penumpang lain, Sulaiman, 62, mengalami luka berat dan dilarikan ke RSUD Jombang.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda Siswanto membenarkan adanya dua korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut. Ia menegaskan proses penyelidikan masih berlangsung.
“Kami akan periksa kondisi teknis kendaraan dan keterangan para saksi,” tegasnya.
Polisi sudah melakukan olah TKP dan mengamankan seluruh kendaraan yang terlibat untuk proses lebih lanjut.
“Semua barang bukti sudah kami amankan di Unit Gakkum,” ujar Siswanto. (riz)
Editor : Achmad RW