Radarjombang.id – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Desa Mojojejer, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Sabtu (8/11) malam.
Dalam insiden tersebut, satu orang meninggal dunia dan satu lainnya luka berat setelah sepeda motor yang mereka tumpangi menabrak pohon di tepi jalan.
Bento, 42, warga setempat yang menjadi saksi mata, mengatakan kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 18.30. “Motor melaju dari arah utara ke selatan, dari arah Mojoagung ke Mojowarno,” ujarnya.
Ia menuturkan, pengendara Yamaha Jupiter bernopol S 6187 XI yang dikendarai Dwi Firyanto, 32, bersama rekannya Iwan, 58, sempat berusaha menyalip kendaraan lain dari sisi kiri. “Jalannya gelap dan bergelombang, sepertinya pengendara kurang bisa melihat jelas,” kataya.
Nahas, karena minim penerangan, motor oleng ke kiri dan menabrak pohon di tepi jalan sisi timur. “Begitu nabrak, penumpangnya langsung jatuh dan tidak bergerak,” tutur Farid, 24, saksi lainnya.
Akibat benturan keras, Iwan, warga Desa Bugasur Kedaleman, Kecamatan Gudo, meninggal di lokasi kejadian akibat luka parah di kepala. Sementara pengendara, Dwi Firyanto, mengalami luka berat dan dilarikan ke Rumah Sakit Kristen Mojowarno. “Pengendara luka, tapi masih sadar waktu dievakuasi,” lanjutnya.
Warga sekitar segera melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.
Petugas Satlantas Polres Jombang yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi korban dan mengamankan kendaraan. “Keduanya sudah dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut,” ungkap seorang warga di lokasi.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto, membenarkan adanya kecelakaan tunggal tersebut.
“Benar, terjadi kecelakaan tunggal sepeda motor di Jalan Raya Mojojejer. Satu korban meninggal dunia dan satu luka berat,” terangnya.
Ia menjelaskan, dugaan sementara kecelakaan disebabkan kondisi jalan yang gelap tanpa penerangan umum serta faktor kelalaian pengendara.
“Jalannya sempit, minim penerangan, dan pengendara mencoba mendahului dari kiri. Ini yang jadi pemicu utama,” jelasnya.
Polisi telah melakukan olah TKP dan mengamankan kendaraan korban. “Kami masih mendalami kronologi lengkap dan memeriksa sejumlah saksi untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan,” pungkas Ipda Siswanto. (riz)
Editor : Anggi Fridianto