Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Pemuda di Jombang Nekat Gandir, Tinggalkan Surat Wasiat Menyentuh

Achmad RW • Selasa, 14 Oktober 2025 | 20:40 WIB
Ilustrasi seorang pemuda di Jombang mengakhiri hidup dan tinggalkan surat wasiat
Ilustrasi seorang pemuda di Jombang mengakhiri hidup dan tinggalkan surat wasiat

PERINGATAN: Artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri. Jika Anda pernah memikirkan atau merasakan tendensi bunuh diri, mengalami krisis emosional, atau mengenal orang-orang dalam kondisi tersebut, jangan ragu bercerita dan berkonsultasi kepada ahlinya.

RadarJombang.id – IS, 24, seorang pemuda ditemukan tewas gantung diri di dalam dapur rumahnya di Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Senin (13/10) pagi.

IS bahkan sempat meninggalkan sepucuk surat wasiat menyentuh untuk kakak dan orang tuanya.

Kapolsek Sumobito AKP Tejo Bagus Purnomo menjelaskan, kejadian tersebut diketahui tetangga korban sekitar pukul 07.00.

“Jadi pagi itu, yang tahu awalnya tetangga IS yang sedang mengecek ternak di belakang rumahnya,” terangnya.

Belum sampai di kendang ternak miliknya, tetangganya itu melihat IS sudah dalam posisi menggantung di dapur rumahnya.

“Korban saat ditemukan sudah tidak bernyawa, dengan pakaian lengkap, saksi yang panik kemudian melaporkan kejadian tersebut ke perangkat desa dan polisi,” lontarnya.

Polisi bersama INAFIS dan petugas kesehatan kemudian datang ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

Dari hasil pemeriksaan medis, korban dinyatakan meninggal dunia akibat gantung diri.

“Dari tubuh korban ditemukan tanda-tanda khas gantung diri. Selain itu, juga ditemukan selembar surat yang ditulis korban,” ungkap AKP Tejo.

Surat tersebut berisi pesan pendek yang diduga ditujukan kepada seseorang bernama Desi, berbunyi:

Mbak Desi titip bapak, sepurane sing akeh, aku emoh dadi beban” (Mbak Desi, titip bapak. Maaf yang banyak, aku tidak mau menjadi beban).

Bagus  menambahkan, tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuh korban.

“Keluarga sudah menerima dan menolak dilakukan autopsi. Dari hasil pemeriksaan, korban murni meninggal karena bunuh diri,” tegasnya.

Dari pemeriksaan yang dilakukan, polisi menyebut dugaan motif korban mengakhiri hidupnya karena factor ekonomi.

“Untuk dugaan motifnya ekonomi,” pungkasnya. Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (riz)

Editor : Achmad RW
#gantung diri #Jombang #Sumobito #pemuda #Motif #gandir