RadarJombang.id - Pencarian kepada ARS, 5, bocah yang hanyut di sungai Pait Desa Kebondalem, Kecamatan Bareng, Jombang membuahkan hasil.
ARS, ditemukan meninggal dunia di sungai yang sama pada Jumat (22/8) dalam kondisi meninggal dunia.
Dari data yang dihimpun, penemuan jasad korban itu terjadi sekitar pukul 10.00.
Dari beberapa gambar dan video yang beredar, jasad korban ditemukan tanpa pakaian di bawah rerimbunan rumpun bambu di Sungai Pait.
"Benar, memang sudah ditemukan untuk anak yang hanyut tersebut," terang Kepala Desa Kebondalem Faisol Zakaria.
Ia menyebut, jasad korban ditemukan sekitar 600 meter dari lokasi awal ia hilang. "Sudah dievakuasi juga," imbuhnya.
Setelah ditemukan, jasad ARS langsung dievakuasi petugas BPBD Jombang untuk disemayamkan di rumah duka.
"Benar, ini tadi sudah ditemukan dan sudah dievakuasi juga, masih divisum sama petugas INAFIS," terang Plt Kalaksa BPBD Jombang Wiku Birawa Filipe Dias Quintas.
Dengan itu, Wiku menyebut proses SAR terhadap korban pun dihentikan. "SAR dinyatakan selesai," pungkasnya.
Sebelumnya, ARF dinyatakan hilang dan hanyut saat berenang di sungai bersama tiga temannya pada Kamis (21/8) sore.
Peristiwa hanyutnya korban berawal ketika tiga anak berinisial A, K, dan ARF mandi di Sungai Pait.
Saat A dan K naik dari sungai, P terseret arus dan sempat berteriak minta tolong.
Dua temannya berusaha mengejar dengan sepeda onthel, namun korban tetap terbawa arus. (riz)
Editor : Achmad RW