Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Pria Jombang yang Tenggelam saat Mancing di Sungai Brantas Ditemukan di Mojokerto

Achmad RW • Rabu, 20 Agustus 2025 | 18:40 WIB
Dias Galih Wibowo, 25, pemuda asal Desa Tapen, Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang, akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di Sungai Brantas.
Dias Galih Wibowo, 25, pemuda asal Desa Tapen, Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang, akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di Sungai Brantas.

RadarJombanh.id – Dias Galih Wibowo, 25, pemuda asal Desa Tapen, Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang, akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di Sungai Brantas. 

Ia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 11 kilometer dari tempat awal ia hilang.

Dari data hang dihimpun, jasad Galih ditemukan warga sekitar pukul 08.00 tak di dekat dam sipon Watudakon di Pagerluyung, Kecamatan Gedeg, Mojokerto.

Plt Kalaksa BPBD Jombang, Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas, membenarkan penemuan tersebut.

“Alhamdulillah, korban berhasil ditemukan di Sungai Brantas pagi tadi, tepatnya melewati jembatan Pagerluyung, perbatasan Jombang–Mojokerto," ujarnya, Rabu (20/8). 

Saat ditemukan, kondisi korban sudah menggembung, jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Jombang.

Setelah proses visuk luar dan identifikasi, jasad itupun akhirnya dikenali swbagai Galih.

"Jadi saat ditemukan memang sudah menggembung, namun masih bisa dikenali dan diidentifikasi," terang Kapolsek Kudu Iptu Imam Subekti.

Imam menjelaskan, jasad itu teridentifikasi berkat pakaian dan asesoris yang masih dipakai korban.

"Dikenalinya dari gelang yang dipakai korban sama celananya," lontarnya.

Polisi juga memastikan tak ada bekas tanda kekerasan atau tindak pidana setelah dilakukan proses pemeriksaan.

"Karena tidak ada bekas tanda penganiayaan, dipastikan meninggal karena tenggelam, jasadnya juga diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan," pungkasnya.

Baca Juga: Kisah Pilu Raya, Balita yang Meninggal dengan Ratusan Cacing Bersarang di Tubuh

Diberitakan sebelumnya, korban bersama beberapa rekannya mencari ikan dengan umpan roti di Sungai Brantas. 

 

Dias nekat menceburkan diri saat ikan muncul, namun malah terseret arus deras.

Kapolsek Kudu, Iptu Imam Subekti, menyebut seorang teman sempat berusaha menolong, tetapi korban berontak hingga keduanya kesulitan. Temannya berhasil selamat, sementara Dias tenggelam.

“Korban mencebur untuk menangkap ikan, tapi tidak mampu melawan derasnya arus. Setelah itu, korban tidak lagi terlihat,” jelas Imam, Selasa (19/8/2025). 

Sejak kejadian, Senin (18/8) sore, tim gabungan dari BPBD, Basarnas, TNI, Polri, hingga relawan dikerahkan melakukan pencarian. Tiga perahu karet diturunkan untuk menyisir aliran Brantas.

Satu tim melakukan pencarian dari lokasi tenggelam hingga Bendung Karet Menturus sejauh 3,1 kilometer. Tim lain menyisir dari Dam Karet Menturus hingga Dam Sipon Mojokerto sekitar 11 kilometer. (riz)

Editor : Anggi Fridianto
#Warga Jombang #pencari ikan #mancing #sungai brantas #warga Aur Kenali #meninggal #tenggelam