Radarjombang.id – Kebakaran hebat meludeskan satu rumahKebakaran hebat meludeskan satu rumah tinggal dan dua bangunan toko pakan di Desa Candimulyo, Kecamatan/Kabupaten Jombang pada Kamis (7/8) malam.
Peristiwa itu membuat dua orang harus dilarikan ke rumah sakit setelah pingsan akibat kekurangan oksigen saat mencoba menyelamatkan barang-barang di dalam rumah.
Dsri data yang dihimpun, kebakadan itu diduga berlangsung sekitar pukul 18.30, dan menimpa rhmah milik Budi, warga setempat.
Salah satu warga yang menjadi saksi mata, Suryo, mengaku sempat berpapasan dengan Budi sebelum api membesar.
Ia saat itu baru saja membeli rokok dan mencium bau kabel terbakar di sekitar lokasi.
“Saya papasan sama yang punya rumah. Waktu saya lewat kok bau kabel, saya balik lagi mau buka pintu, sudah panas, api sudah memuncak di belakang,” tutur Suryo kepada wartawan di lokasi kejadian.
Ia menyebut api pertama kali muncul dari salah satu sudut rumah, yang diduga berasal dari korsleting listrik atau kompor yang lupa dimatikan.
“Kayaknya korsleting listrik, dari rumah pojok. Itu rumah orang tuanya yang ditempati,” sambungnya.
Kebakaran tersebut menghanguskan tiga bangunan sekaligus, yakni satu rumah hunian, satu toko pakan, dan satu warung yang berada dalam satu kompleks milik Budi.
Selain itu, mobil yang berada di dalam rumah tersebut juga ludes dilalap api. Petugas oemadam kebakaran Jombang yang tiba di lokasi juga masih melakukan upaya pemadaman menggunakan beberapa mobil fire pumper.
Kanit Reskrim Polsek Jombang Kota, Ipda Dian Rizal Mabrur, membenarkan peristiwa itu.
Ia menyebut saat petugas menerima laporan, api sudah membesar dan melalap seluruh bangunan.
“Kita dapat laporan dari warga di sekitar Ringin Contong. Kurang lebih ada tiga bangunan yang terdampak,” ujarnya di lokasi.
Ia mengatakan, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran.
Namun dugaan awal mengarah pada korsleting listrik atau kelalaian saat menyalakan kompor.
Pihaknya juga membenarkan ada dua korban dalam kebakaran itu.
“Yang pingsan itu satu petugas dari damkar dan pemilik rumah, mereka pingsan diduga karena kekurangan oksigen,” tambahnya.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. (riz/ang)
Editor : Anggi Fridianto