Radarjombang.id - Sebuah rekaman CCTV yang menampilkan aksi pencurian di sebuah kios makanan viral di media sosial.
Pelaku berhasil menggasak sebuah tabung elpiji yang ada di warung kontainer pinggir jalan itu.
Dari data yang dihimpun, aksi pencurian itu berlangsung di Dusun Mutersari, Desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng pada Senin (28/7) pagi. Dalam rekaman CCTV itu, seorang pria mengenakan hoodie warna hitam terlihat mendatangi lapak pedagang menggunakan sepeda motor.
Pelaku, terlihat mondar-mandir di lokasi sebelum akhirnya masuk dari sisi kiri warung itu dan membawa lari elpiji dari dalam warung tersebut.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Bareng, AKP Musto'ib membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, pihaknya menerima laporan dari korban dan langsung melakukan pengecekan di lokasi pada Selasa, (29/7) pagi.
“Tim sudah diturunkan ke lokasi untuk olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan dari para saksi,” ujar AKP Musto'ib saat dikonfirmasi.
Hasilnya, ia menjelaskan pencurian itu diketahui terjadi sehari sebelumnya, yakni pada Senin, 28 Juli 2025 sekitar pukul 09.30. Saat itu, pemilik kios bernama Arfin Kusnia, 40, hendak membuka usahanya yang berada di pinggir jalan depan Masjid Al-Hidayah, Dusun Mutersari.
“Saat membuka kios, ia menyadari satu tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram yang biasanya terletak di bawah kompor sudah tidak ada,” lontarnya.
Curiga, korban lalu memeriksa rekaman CCTV yang terpasang di seberang jalan. Dalam video itu terlihat seorang pria keluar dari dalam kios sambil membawa tabung gas miliknya. Tidak mengenali pelaku, korban pun melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bareng.
“Dari rekaman CCTV memang terlihat jelas ada seorang pria yang membawa tabung gas keluar dari kios. Namun, identitas pelaku belum diketahui karena wajahnya terekam tidak terlalu jelas,” kata Musto'ib.
Polisi telah mengamankan rekaman CCTV sebagai barang bukti. Beberapa orang saksi juga telah dimintai keterangan. Hasil penyelidikan sementara mengungkap bahwa pelat nomor kendaraan yang digunakan pelaku tidak sesuai atau palsu.
Baca Juga: Petani di Jombang Gagalkan Aksi Pencurian Motor, Pelakunya Kini Meringkuk di Tahanan
Unit identifikasi Polres Jombang juga telah mencoba melakukan pencocokan wajah pelaku, namun belum membuahkan hasil. “Pelaku masih dalam penyelidikan. Kami akan terus dalami rekaman CCTV namun yang jelas memang nopol yang dipakai motor itu palsu,” tandas AKP Musto'ib.
Atas kejadian ini, korban mengalami kerugian sekitar Rp250.000. Polisi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan di sekitar lingkungan mereka. (riz)
Editor : Anggi Fridianto