Radarjombang.id - Suasana tenang di dua desa di Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang berubah menjadi mencekam.
Warga dilanda keresahan menyusul serangkaian serangan monyet liar yang menyasar anak-anak.
Dalam sepekan terakhir, dua bocah dilaporkan menjadi korban keganasan satwa liar tersebut.
Mereka diserang saat tengah bermain di lingkungan permukiman, tanpa sempat menyadari bahaya yang mengintai.
Insiden pertama terjadi Jumat (11/7) di Dusun Jombatan 1, Desa Jombatan. Siang itu, R, 6, sedang bermain sepeda bersama temannya, N, di kebun samping rumah tetangga.
Keduanya asyik tertawa dan berlatih mengayuh pedal saat tiba-tiba seekor monyet liar muncul dari semak-semak.
Monyet itu tak sekadar lewat. Ia melompat ke arah R dan langsung menerjang tubuh mungil bocah perempuan itu hingga tersungkur ke tanah.
Dalam hitungan detik, hewan berukuran besar itu sudah menindih tubuh korban. Gigi taring mencuat, cakarnya mencabik kulit tanpa ampun.
R berteriak histeris, tubuhnya berlumuran darah. N lari memanggil ibunya, Dewi, yang langsung keluar bersama Ulfa, ibu korban.
“Saya lihat anak itu sudah terkapar di tanah. Monyetnya besar, kira-kira seukuran galon. Giginya kelihatan. Saya langsung teriak dan usir,” kata Dewi, masih gemetar mengenang kejadian.
Ulfa langsung menggendong anaknya yang bersimbah darah menuju Puskesmas Kesamben. Luka gigitan terlihat jelas di lengan dan pantat korban. Tim medis segera melakukan penjahitan dan perawatan intensif.
Namun, kejadian itu ternyata bukan yang terakhir.
Tepat sepekan setelah serangan pertama, Jumat (18/7) siang, monyet liar kembali muncul. Kali ini di Dusun Garu, Desa Podoroto.
Korbannya H, 12, siswa SD yang sedang menaiki sepeda di jalan kampung. Dari kejauhan, warga sempat melihat monyet besar mendekat, lalu dengan cepat merangkul tubuh bocah itu.
“Seolah dipeluk dari belakang, terus dicakar berkali-kali. Anak itu langsung menjerit,” ujar Kepala Dusun Garu, Saiful Anam.
Teriakan H mengundang warga berdatangan. Monyet itu kabur ke arah kebun saat warga mendekat. H dilarikan ke puskesmas dalam kondisi luka robek dengan darah membasahi baju dan bercak terlihat di aspal. Petugas medis menyebut lukanya cukup dalam dan perlu dirujuk ke rumah sakit.
Menurut Saiful, serangan tersebut bukan kali pertama. Beberapa hari sebelumnya, seekor monyet juga terlihat memanjat atap musala di desa.
\Baca Juga: Geger, Monyet Liar Serang Anak-Anak di Jombang, Upaya Penangkapannya Gagal
Ukurannya lebih kecil, tapi cukup mengganggu. Yang menyerang H diyakini lebih besar dan kemungkinan sama dengan pelaku serangan di Jombatan.
Warga kini hidup dalam kecemasan. Anak-anak dilarang bermain di luar rumah. Sementara para petani resah tanaman mereka ikut dirusak.
Hingga Jumat sore, tim BPBD masih melakukan pencarian bersama warga. Sementara itu, dua anak korban gigitan kini dalam proses pemulihan. (riz)
Editor : Anggi Fridianto