Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Bocah 6 Tahun di Jombang Luka-luka Diserang Monyet Liar, Begini Kronologinya

Anggi Fridianto • Minggu, 13 Juli 2025 | 18:49 WIB
Seorang bocah perempuan berusia 6 tahun di Dusun Jombatan 1, Desa Jombatan, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang diserang monyet liar saat bermain sepeda di kebun belakang rumah tetangganya
Seorang bocah perempuan berusia 6 tahun di Dusun Jombatan 1, Desa Jombatan, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang diserang monyet liar saat bermain sepeda di kebun belakang rumah tetangganya

Radarjombang.id - Seorang bocah perempuan berusia 6 tahun di Dusun Jombatan 1, Desa Jombatan, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang diserang monyet liar saat bermain sepeda di kebun belakang rumah tetangganya.

Kejadian ini terjadi pada Jumat (11/7) sekitar pukul 13.30  dan mengakibatkan korban mengalami luka serius.

Dari data yang dihimpun, kejadian nahas itu menimpa  R, anak pasangan Salamun 45 dan Ulfa 43. Saat kejadian, R awalnya sedang bermain di rumah Dewi 38, tetangganya.

Saat itu R bersama N, 9, anak Dewi, bermain sepeda di kebun samping rumah. Ketika sedang belajar mengayuh sepeda, seekor monyet liar tiba-tiba muncul dari arah barat dan langsung menerjang tubuh R hingga terjatuh ke tanah.

Monyet tersebut langsung naik ke tubuh korban dan menyerangnya secara brutal. R mengalami gigitan dan cakaran di beberapa bagian tubuhnya.

"Pas main sepeda diserang sama monyet, digigit monyet besar," ujar R saat ditemui pada Sabtu (12/7/2025), dengan nada terbata-bata.

Melihat kejadian itu, N berteriak histeris memanggil ibunya. Dewi yang sedang berada di dalam rumah bersama Ulfa, ibu korban, langsung berlari keluar. Saat itu, R sudah tergeletak di tanah dengan tubuh berlumuran darah, sementara monyet berukuran besar masih berada di atasnya.

“Saya lihat R sudah diserang, monyetnya besar, ukurannya seukuran galon. Gigi taringnya kelihatan. Saya langsung teriak dan mencoba mengusirnya,” kata Dewi saat dimintai keterangan.

Ulfa yang mendengar teriakan pun ikut panik dan segera membawa anaknya ke Puskesmas Kesamben. Di sana, R mendapatkan perawatan medis dan harus menjalani proses penjahitan luka di bagian lengan dan pantat akibat gigitan monyet.

Namun serangan itu bukan satu-satunya. Sekitar pukul 05.00 WIB keesokan harinya, seorang warga lain juga nyaris diserang monyet liar yang sama.

Menurut Likan 60, warga setempat, kawanan monyet liar memang sering berkeliaran di sekitar permukiman warga dan merusak tanaman kebun.

“Biasanya saya kasih makan yang sudah dikasih racun, tapi tetap saja tidak mempan. Mereka sering habiskan buah-buahan di kebun,” ujar Likan.

Pihak desa yang mendapat laporan langsung berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang. Tim dari BPBD sudah turun melakukan penyisiran untuk menangkap hewan liar tersebut.

Plt Kalaksa BPBD Kabupaten Jombang Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

“Sabtu (12/7) kami sudah meninjau lokasi, namun saat dilakukan pengejaran monyet tersebut lari,” lontarnya.

Pihaknya juga menyebut akan terus memantau situasi. Jika ancaman dianggap semakin membahayakan, penanganan akan ditingkatkan dengan menggandeng Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

“Jika peristiwa ini berpotensi membahayakan keselamatan warga lebih lanjut, kami akan koordinasikan dengan rekan-rekan BKSDA,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, tim BPBD masih terus berupaya menangkap monyet liar yang berkeliaran dan menyerang warga di kawasan Jombatan 1, Kesamben. (riz/ang)

Editor : Anggi Fridianto
#BPBD Jombang #Kesamben #Jombang #serang anak-anak #monyet langka