Radarjombang.id - Puluhan pesilat diringkus polisi lantaran nekat menggelar konvoi saat malam pengesahan perguruan silat di Jombang Jumat (4/7) malam hingga Sabtu (5/7) dini hari.
Para pemuda inipun digelandang ke Mapolres Jombang bersama motor yang dipakainya.
Kasatreskrim Polres Jombang AKP Margono Suhendra menyebutkan, ada puluhan pesilat yang diringkus pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari.
"Yang kita amankan total 45 orang," terangnya kepada Jawa Pos Radar Jombang (5/7) siang.
Para pesilat ini, diringkus petugas dari sejumlah titik penyekatan yang dilakukan polisi di sejumlah titik di Jombang.
Mereka yang ditangkap, juga adalah para pesilat yang nekat berkonvoi saat prosesi pengesahan warga perguruan silat tengah berlangsung di TPA Banjardowo Jombang.
"Untuk titiknya ada di beberapa tempat, ada di Kabuh, Mojongapit dan beberapa tempat lain," imbuhnya.
Para pesilat ini, juga diringkus akibat tak mau dibubarkan polisi saat berkonvoi.
Hal itu dilakukan petugas untuk mencegah aksi anarkistis di wilayah Jombang dampak dari kegiatan pengesahan.
"Ya mereka diamankan karena mereka kan konvoi, dan kalau mau dibubarkan ya silakan kembali, yang tidak mau dibubarkan ya kita amankan," lontar Margono.
Setelah diamankan dan didata, Margono menyebut polisi kemudian akan memulanhkan mereka. Asalkan para pesilat ini harus dijemput orang tua atau perangkat desa setempat.
"Sampai siang ini tidak ditemukan unsur pidana, proses pemulangan sedang dilakukan, namun harus hadit dulu orang tua atau perangkat desanya," pungkasnya. (riz)
Editor : Anggi Fridianto