RadarJombang.id – Kecelakaan tunggal terjadi di ruas Tol Jombang-Mojokerto (Jomo) pada Sabtu sore (31/5), tepatnya di Km 686+000 arah Surabaya, wilayah Desa Tampingmojo, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.46 membuat kendaraan Suzuki Baleno terbalik dan dua penumpangnya luka-luka.
Menurut keteranganyang dihimpun kecelakaan itu menimpa Suzuki Baleno dengan nomor polisi AD 1246 PY yang dikemudikan oleh seorang pria bernama Dicky, warga Sragen.
TolBaca Juga: Kawanan Begal Kembali Beraksi di Terowongan Tol Jombang, Tiga Remaja Dianiaya dan Motornya Dibawa Lari
"Jenis kecelakaan tunggal dan tidak ada korban jiwa," terang Kepala Departemen Operasi Astra Infratoll Jomo Zanuar Firmanto.
Zanuar menjelaskan, kendaraan itu melaju dari arah Kediri menuju Surabaya dengan kecepatan sekitar 100 km/jam di.
Ketika tiba di Km 685+800 A, kendaraan diduga mengalami aquaplaning akibat permukaan jalan yang licin karena hujan.
Pengemudi kehilangan kendali hingga mobil menabrak pembatas jalan Guardrail.
Benturan keras menyebabkan mobil oleng dan akhirnya terbalik melintang di Km 686+000 A lajur dalam.
"Diduga kuat penyebab kecelakaan adalah aquaplaning akibat hujan deras yang mengguyur kawasan tol sore tadi," ujar Zanuar.
Dalam insiden tersebut, juga terdapat dua orang penumpang dewasa yang mengalami luka ringan.
Masing masing adalah V. Nathania, perempuan, 24 tahun, warga Malang, mengalami syok ringan dan luka gores di bagian lengan tangan kiri.
Satu lagi yakni D. Irawan, laki-laki, 32 tahun, warga Sragen, mengalami luka gores di siku tangan kanan.
"Kedua korban saat ini dalam penanganan oleh tim medis dan berada dalam kondisi stabil," imbuhnya.
Sementara itu, kerusakan aset tol akibat benturan dengan pembatas jalan masih dalam proses pendataan oleh tim teknis Astra Tol Jomo.
"Kami imbau kepada seluruh pengguna jalan untuk tetap berhati-hati, terutama saat kondisi hujan. Kecepatan ideal saat cuaca buruk sebaiknya dikurangi untuk menghindari potensi kecelakaan akibat aquaplaning atau tergelincir," tambah Zanuar. (riz)
Editor : Anggi Fridianto