Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Remaja di Ngoro Jombang Tewas Saat Patrol Sahur, Lakalantas Atau Dikejar Gangster?

Achmad RW • Jumat, 21 Maret 2025 | 19:25 WIB
Kondisi motor remaja yang tewas saat patrol sahur di Ngoro, Jombang
Kondisi motor remaja yang tewas saat patrol sahur di Ngoro, Jombang

RadarJombang.id - Dua Remaja asal Desa Puton, Kecamatan Diwek Jombang jatuh setelah diduga dikejar gangster.

Satu korban, tewas akibat sejumlah luka di tubuhnya, sementara satu lainnya mengalami luka-luka.

Dari data yang dihimpun, kejadian nahas itu berlangsung di Dusun Maron, Desa Sidowarek, Kecamatan Ngoro.

"Untuk kejadiannya jumat dini hari sekitar pukul 02.00, untuk kejadiannya dugaan lakalantas atau dugaan percobaan pembegalan," terang Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan.

Kedua korban itu, adalah M Aldy Al Lathif 16, yang jadi korban meninggal dunia serta Kristian Reka Andriansyah, 16. Keduanya warga Desa Puton, Kecamatan Diwek.

Dari informasi yang didapat Kapolres menyebut saat kejadian, keduanya tengah mengendarai sepeda motor dan berboncengan. 

Korban menggunakan sepeda motor Honda Beat nopol S 3207 OAW.

"Jadi kedua korban ini patrol sahur bersama 4 motor lain sedang berkendara dari arah utara, kemudiannya korban ini mengaku merasa dibuntuti," lanjutnya.

Setelah itu korban dan rekannya pun memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi hingga akhirnya motor yang dikendarainya terjatuh dan menabrak sebuah kursi beton di pinggir jalan.

"Dan di jalan itu ada kursi cor itu sampai patah dan bergeser dari gemparnya, kemungkinan korban berkendara dengan kecepatan tinggi," lanjut Kapolres.

Akibat kejadian itu, korban Aldy pun tewas di lokasi dengan sejumlah luka di tubuhnya.

"Hasil otopsi sementara untuk korban Aldy ada luka bekas benda tumpul di punggung belakang dan luka benjol di kepala," ungkapnya. 

Sementara korban Kristian yang jadi pengendara motor, mengalami luka lecet dan patah tangan. "Untuk Korban yang luka-luka masih dalam perawatan," lontarnya.

Kapolres juga menyebut, hingga kini masih mendalami kasus tewasnya remaja ini. Pendalan itu dilakukan untuk memastikan apakah kejadian itu murni kecelakaan, atau ada indikasi kejahatan lain.

"Kami masih mendalami, apakah itu memang lakalantas atau ada percobaan begal," pungkasnya. (riz)

Editor : Achmad RW
#Lakalantas #begal #sidowarek #Ngoro #gangster #Patrol Sahur