RadarJombang.id – Polisi, akhirnya berhasil mengidentifikasi jasad lansia yang ditemukan tewas di pinggir jalan Dusun Glagaharum, Desa Dukuharum, Kecamatan Megaluh, Jombang.
Lansia itu, dikenali sebagai Sutomo, 61, warga Jl Bunga Srigading Dalam, Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.
“Sudah teridentifikasi, keluarga sudah membenarkan kalau korban merupakan anggota keluarganya,” terang Kapolsek Megaluh AKP Wawan Purwoko.
Wawan menegaskan, jasad korban bisa dikenali dari ciri fisik dan pakaian yang dikenalkan oleh korban.
Baju biru serta sarung yang dipakai korban, adalah pakaian yang sama yang dikenakan korban saat meninggalkan rumahnya di Malang dua hari lalu.
“Jadi dari wajah juga cocok, pakaian cocok. Korban sendiri sudah hilang sejak dua hari lalu. Dia meninggalkan rumah pada Rabu (12/3) lalu, sekitar pukul 12.00,” rincinya.
Dari hasil pemeriksaan dan visum yang dilakukan pihak rumah sakit, Polisi juga menyebut Sutomo meninggal secara wajar.
Ia diduga meninggal dunia karena usianya yang sudah tua.
“Korban sendiri memang kondisinya sudah lansia dan sudah pikun menurut keterangan keluarga, dan hasilnya tidak ditemukan bekas tanda kekerasan pada tubuh korban,” imbuhnya.
Jasad korban, kini telah diserahkan kepada pihak keluarga dan akan segera di bawa menuju Kota Malang untuk dimakamkan. “Sudah diambil oleh pihak keluarga,” pungkasnya.
Sebelummya, penenemuan sesosok jasad lansia di pinggir jalan menggegerkan warga Dusun Glagaharum, Desa Dukuharum, Kecamatan Megaluh, Jombang Jumat (14/3) pagi.
Jasad pria tanpa identitas itu, ditemukan tergeletak di rerumputan tanggul irigasi dan ditemukan beberapa luka di bagian kakinya sekitar pukul 07.30.
Jasad korban, ditemukan warga yang melintas di jalur Tembelang-Megaluh itu. Saat ditemukan kondisinya telah terlentang di rerumputan lereng saluran irigasi. (riz)
Editor : Achmad RW