RadarJombang.id – Pedagang pedagang di Pasar Mojoagung Jombang tengah resah karena maraknya kasus pencurian.
Sejumlah kios pedagang di Pasar Mojoagung Jombang, memang kerap diobok-obok maling.
Terkini, ada tiga kios pedagang jadi sasaran maling dan berhasil dibobol. Beruntung kerugian materiil tidak terlalu signifikan sehingga korban enggan melaporkan kasusnya ke polisi.
Meski begitu, para pedagang di pasar daerah ini mengaku waswas terkait keamanan pasar.
Masrukhah, 50. Salah satu pedagang pasar mengaku kejadian pembobolan kios pedagang sudah serin terjadi di Pasar Mojoagung.
Bahkan Kamis (6/3) kemarin terdapat tiga kios pedagang dibobol maling.
”Lapak bunga, lapak krecek kerupuk sama lapak pracangan, baru diketahui pemiliknya Kamis (6/3) pagi,” terangnya.
Saat itu tiga pemilik kios curiga mengetahui rolling door kios rusak.
Beruntung kerugian materiil yang dialami pemilik kios tidak terlalu signifikan sehingga kasusnya tidak dilaporkan ke pihak berwajib.
”Yang lapak bunga itu diacak-acak, yang pracangan rolling doornya dirusak, bahkan yang kios krecek itu gemboknya ditukar sama yang pracangan,” ungkapnya.
Pedagang krecek itu menyebut, intensitas pembobolan itu juga sangat sering terjadi. Bahkan, tak hanya menimpa tiga kios itu saja.
”Gantian sebenarnya, kios depan itu sudah kena, ada kios di belakang sana juga kena,” lontarnya.
Hal senada, diungkap Kom, pedagang yang lain. Ia menyebut, pembobolan kios pasar meresahkan pedagang Pasar Mojoagung.
Khususnya bagi pedagang yang meninggalkan barang dagangan di lapak.
”Depan itu kan gudang, itu sudah lebih dari tiga kali kena bobol, sampai kayu kusen pintunya rusak dicongkel,” lontarnya.
Pencuri berhasil mengambil beberapa benda di dalam kios tersebut. ”Yang diambili tidak pernah banyak, ada kacang diambil kacang, ada kopi diambil kopi, tapi karena sering kan ya meresahkan,” lontarnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Mojoagung Kompol Yogas tak menampik kejadian pembobolan sejumlah kios pedagang Pasar Mojoagung.
”Pembobolan yang terakhir, sempat beredar di media sosial dan kita lakukan pengecekan ke lokasi, ternyata memang benar, ada tiga kios berdekatan yang jadi korban,” ungkapnya.
Dari pemeriksaan yang dilakukan kepada pemilik kios, kerugian materiil yang dialami tidak signifikan.
”Dua kios itu dibobol terus diacak-acak, ada satu kios yang diambil uang sisa di laci senilai Rp 20 ribu, sehingga korban tidak melaporkan kejadiannya,” lontarnya.
Kendati demikian, Yogas menyebut tetap akan memperketat keamanan di lokasi pasar ke depan. Pihaknya juga sudah meminta pihak keamanan Pasar Mojoagung untuk lebih ketat melakukan operasi dan patroli.
”Satpamnya sudah kita minta untuk melakukan patroli rutin. Karena walaupun yang dicuri itu sepele, namun tentu kan meresahkan pedagang,” pungkasnya. (riz/naz)
Editor : Achmad RW