RadarJombang.id – Yuliatiningsih, 38, warga Desa Kalikejambon, Kecamatan Tembelang menjadi korban begal di siang bolong, Senin (3/3)saat melintas di jalan Dusun Sugihwaras, Desa Mojokrapak, Tembelang, Jombang.
Akibat kejadian itu, HP dan uang tunai ratusan ribu milik korban raib dirampas pelaku.
Aksi pembegalan terjadi pada Senin (3/3) pagi sekitar pukul 09.30.
Saat itu, korban tengah perjalanan pulang naik sepeda motor ke Kalijaring, di tengah jalan korban dibuntuti dua orang tak dikenal.
”Dari pengakuan korban, saat itu korban sedang pulang dari rumah anaknya ke rumahnya di Kalijaring naik motor. Namun, saat baru saja lepas dari Desa Sidomulyo, masuk ke sawah, korban merasa diikuti dua orang pria bermotor," terang Kapolsek Tembelang AKP Fadhilah.
Dua orang pria mencurigakan itu mengenakan helm, jaket hoodie serta masker. Keduanya berboncengan mengendarai sebuah motor matic.
”Korban melihat pelaku jenis kelamin pria berjumlah dua orang, namun pelat motornya tidak hafal,” terangnya.
Saat melintas di areal persawahan itulah, korban kemudian dipepet kedua pelaku dan ditendang hingga korban terjatuh.
”Setelah ditendang itu, korban terjatuh, setelah itu pelaku turun dan menodongkan sajam (senjata tajam) kepadanya,” lanjutnya.
Korban juga disebut Fadhilah sempat berteriak meminta tolong kepada warga.
Karena itu pula, para pelaku yang panik langsung mengambil uang korban dan melarikan diri.
”Uang sekitar Rp 300 ribu itu diletakkan di dashboard motor sama handphone milik korban, pelaku mengambil uang itu kemudian lari karena korban berteriak," tambahnya.
Akibat aksi begal dan penodongan itu, korban Yuliatiningsih disebut polisi menderita luka ringan usai terjatuh dari motornya. Ia juga syok karena aksi penodongan tersebut.
”Kami juga sudah langsung bergerak ke TKP dan melakukan olah kejadian perkara, kasusnya masih dalam penyelidikan. Mohon doanya supaya segera terungkap,” pungkas Fadhillah. (riz/naz/riz)
Editor : Achmad RW