Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Kronologi Lengkap Penemuan Mayat Tanpa Kepala hingga Potongan Kepala di Irigasi dan Sungai di Jombang

Achmad RW • Kamis, 13 Februari 2025 | 13:13 WIB
Proses evakuasi ayat tanpa kepala yang ditemukan di saluran irigasi Dukuh Mireng, Dukuharum, Megaluh, Jombang
Proses evakuasi ayat tanpa kepala yang ditemukan di saluran irigasi Dukuh Mireng, Dukuharum, Megaluh, Jombang

RadarJombang.id – Warga Dusun Dukuh Mireng, Desa Dukuharum, Kecamatan Megaluh Jombang digegerkan dengan penemuan mayat pria tanpa kepala di saluran air, Rabu (12/2) siang.

Beberapa jam kemudian, penemuan potongan kepala juga mengegerkan warga di Dusun Kedunglempuk, Pesantren, Tembelang Jombang di pinggir Sungai Ngotok Ring Kanal.

Polisi, hingga kini masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terkait dua potongan tubuh yang diduga milik korban mutilasi tersebut.

Penemuan Mayat Tanpa Kepala

Petugas mengevakuasi mayat pria tanpa kepala di Saluran Irigasi Dukuharum, Jombang
Petugas mengevakuasi mayat pria tanpa kepala di Saluran Irigasi Dukuharum, Jombang

Mayat pertama kali ditemukan pencari ikan bernama Ahmad Alimin, 57, sekitar pukul 12.00.

Saat itu saksi tengah menyisir saluran air sambil mencari ikan. Saat mendekati lokasi, pandangannya dikagetkan dengan keberadaan benda mirip manusia di saluran irigasi.

”Saya cari ikan awalnya, dari jauh itu lihat, awalnya saya kira orang-orangan sawah,” ungkapnya.

Karena penasaran, Alimin pun mencoba melihatnya lebih dekat. Saat itulah ia baru sadar ternyata itu adalah mayat manusia.

”Waktu agak dekat, ternyata mayat, dan tidak ada kepalanya, saya takut terus lari pulang ke rumah,” ungkapnya.

Ia kemudian memberitahukan mayat itu kepada rekannya yang kemudian melakukan pengecekan dan kemudian melaporkannya kepada aparat desa setempat.

”Yang jelas awal itu posisinya tengkurap, tidak pakai pakaian sama sekali,” lontarnya.

Diduga Korban Mutilasi

AKBP Ardi Kurniawan, Kapolres Jombang usai melakukan olah kejadian perkara di lokasi penemuan mayat tanpa kepala
AKBP Ardi Kurniawan, Kapolres Jombang usai melakukan olah kejadian perkara di lokasi penemuan mayat tanpa kepala

Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan memimpin langsung proses olah TKP (tempat kejadian perkara) lanjutan penemuan mayat pria tanpa kepala di saluran irigasi Dusun Dukuhmireng, Desa Dukuharum, Kecamatan Megaluh. Polisi terlihat menyisir area di sekitar penemuan mayat.

”Jadi hari ini, ditemukan mayat jenis kelamin laki-laki Mr X (tanpa identitas,Red), di saluran air di persawahan,” terang Kapolres Ardi di sela-sela melakukan olah TKP.

Pihaknya juga menyebut, saat ditemukan kondisi tubuh mayat tersebut memang tanpa busana dan tanpa kepala.

Anggota tubuh lainnya masih lengkap. ”Tadi ditemukan warga kondisinya tanpa busana dan tanpa kepala,” imbuhnya.

Disinggung terkait kemungkinan mayat tersebut merupakan korban pembunuhan dan mutilasi, Ardi juga tak menampiknya. ”Bisa jadi seperti itu (korban mutilasi),” tambahnya.

Disinggung terkait kemungkinan mayat tersebut merupakan korban pembunuhan dan mutilasi, Ardi juga tak menampiknya. ”Bisa jadi seperti itu (korban mutilasi),” tambahnya.

Ardi juga menyebut dengan kondisi tubuh korban yang sudah mulai menggembung dan mengeluarkan aroma busuk, diduga jasad itu sudah berumur lebih dari dua hari.

”Kalau dari secara umum lebih dari dua hari (meninggal,Red), untuk perkiraan sekitar 20-30 tahun usianya,” rincinya.

Hingga Rabu sore, petugas gabungan dari Polsek Megaluh dan Satreskrim Polres Jombang juga masih melakukan penyisiran di sekitar area lokasi penemuan mayat untuk mencari petunjuk juga benda yang kemungkinan milik korban.

”Anggota dari Polsek Megaluh dan Satreskrim Polres Jombang kita sebar apakah ada warga kita yang belum pulang atau hilang,” tambahnya.

Sementara jasad korban kini telah dibawa ke RSUD Jombang guna dilakukan otopsi.

”Kami segera melakukan otopsi untuk mengetahui penyebab kematian dan identitas dari mayat tersebut,” pungkasnya.

Ditemukan Potongan Kepala di Sungai

Potongan kepala yang diduga milik korban mutilasi di Dukuharum Jombang dievakuasi ke RSUD Jombang
Potongan kepala yang diduga milik korban mutilasi di Dukuharum Jombang dievakuasi ke RSUD Jombang

Selang beberapa jam, sekitar pukul 16.30, warga dikejutkan dengan penemuan potongan kepala manusia di pinggir Sungai Ngotok Ring Kanal Dusun Kedunglempuk, Desa Pesantren, Kecamatan Tembelang, Rabu (12/2) sore.

Kondisi potongan kepala sudah mulai rusak, dan sulit dikenali, lokasinya juga berada lebih dari 3 kilometer dari penemuan mayat tanpa kepala.

Diduga potongan kepala tersebut ada hubungannya dengan penemuan mayat pria tanpa kepala di saluran irigasi Desa Dukuharum, Kecamatan Megaluh.

”Tadi ada laporan dari warga, kemudian kami melakukan evakuasi di lokasi,” terang Septa Eko, relawan yang membantu evakuasi potongan kepala tersebut, Rabu (12/2) sore.

Pihaknya menyebut, saat dievakuasi, potongan kepala tersebut sudah dalam kondisi membusuk dan mengeluarkan bau menyengat. ”Sekilas terlihat laki-laki, kalau wajahnya,” ungkapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kasatreskrim Polres Jombang AKP Margono Suhendra juga membenarkan penemuan kepala manusia di Sungai Ngotok Ring Kanal.

”Jadi tadi ada laporan dari warga yang menemukan potongan kepala, posisinya di pinggir sungai, mungkin hanyut atau bagaimana di situ, kita sudah evakuasi,” terangnya.

Margono menyebut, potongan kepala itu kini juga telah disimpan di kamar jenazah RSUD Jombang guna dilakukan pemeriksaan dan otopsi.

Saat disinggung terkait hubungan potongan kepala itu dengan penemuan mayat pria tanpa kepala di Desa Dukuharum, Kecamatan Megaluh Rabu siang, pihaknya belum bisa menjelaskan secara detai.

”Yang jelas kita periksa dulu, kami dalami kita otopsi dulu, apakah itu memang potongan kepala korban, kami menunggu dari hasil otopsi,” pungkasnya. (riz/naz/riz)

 

Editor : Achmad RW
#mayat #Pesantren #Jombang #Tanpa Kepala #Megaluh #potongan kepala #tembelang #Polisi #kronologi lengkap #Dukuharum #otopsi