RadarJombang.id - Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan meninjau langsung lokasi dan memimpin olah kejadian perkara penemuan mayat tanpa kepala di Dusun Dukuh Mireng, Desa Dukuharum, Megaluh Jombang.
Dengan kondisinya yang tanpa kepala, polisi menduga mayat pria di saluran irigasi itu adalah korban mutilasi.
Kapolres Jombang bersama tim, terpantau meninjau lokasi dan melakukan olah kejadian perkara di lokasi sekitar pukul 13.30.
Ia, memimpin langsung proses penggalian data awal juga menyisiran lokasi.
“Jadi hari ini, Ditemukan mayat jenis kelamin laki-laki Mr X (tanpa identitas,Red), temukan di saluran air di persawahan,” terang Kapolres.
Pihaknya juga menyebut, saat ditemukan kondisi tubuh mayat tersebut memang tanpa busana.
“Tadi ditemukan warga kondisinya tanpa busana dan tanpa kepala,” imbuhnya.
Disinggung terkait kemungkinan mayat tersebut merupakan korban pembunuhan dan mutilasi, Ardi juga tak menampiknya. “Bisa jadi seperti itu (korban mutilasi),” tambahnya.
Ardi, juga menyebut dengan kondisi tubuh korban yang sudah mulai menggembung dan mengeluarkan aroma busuk, diduga jasad itu sudah berumur lebih dari 2 hari.
“Kalau dari secara umum lebih dari dua hari (meninggal,Red), untuk perkiraan sekitar 20-30 tahun usianya,” rincinya.
Hingga Senin sore, petugas gabungan dari Polsek Megaluh dan Satreskrim Polres Jombang juga masih melakukan penyisiran di lokasi untuk mencari petunjuk juga benda yang kemungkinan milik korban.
“Anggota dari Polsek megaluh dan Satreskrim Polres Jombang kita sebar apakah ada warga kita yang belum pulang atau hilang,” tambahnya.
Sementara jasad korban, kini juga telah dibawa ke RSUD Jombang guna dilakukan otopsi.
“Kami segera melakukan otopsi untuk mengetahui penyebab kematian dan identitas dari mayat tersebut,” pungkasnya.
Penemuan jasad pria tanpa kepala menggegerkan warga Dusun Dukuh Mireng, Desa Dukuharum, Kecamatan Megaluh, Jombang Selasa (12/2) siang.
Jasad korban, ditemukan dalam kondisi tanpa busana dan sudah mengeluarkan bau busuk.
Saksi yang menemukan mayat itu, adalah Ahmad Alimin, 57. Ia menyebut, awalnya melihat benda mirip manusia di saluran irigasi di Dusun Dukuh Mireng itu sekitar pukul 12.00.
“Saya cari ikan awalnya, dari jauh itu lihat, awalnya saya kira orang-orangan sawah,” ungkapnya.
Karena penasaran, Alimin pun mencoba melihatnya lebih dekat. Namun, ia baru sadar ternyata benda itu merupakan mayat manusia.
“Waktu agak dekat, ternyata mayat, dan tidak ada kepalanya, saya takut terus lari pulang ke rumah,” ungkapnya.
Ia, kemudian memberitahukan mayat itu kepada rekannya yang kemudian melakukan pengecekan dan kemudian melanjutkannya kepada aparat setempat.
“Yang jelas awal itu posisinya tengkurap, tidak pakai pakaian sama sekali,” lontarnya.
Jasad korban, kemudian dievakuasi sejumlah petugas dari BPBD Jombang sekitar pukul 13.00.
Hingga kini, jasad korban dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan dan otopsi.
Petugas kepolisian, juga telah melakukan olah kejadian perkara juga memasang garis polisi di sekitar lokasi penemuan mayat. (riz)
Editor : Achmad RW