RadarJombang.id - Hujan deras yang mengguyur Jombang sejak Senin (28/1) siang hingga malam langsung berdampak pada banjir.
Sejumlah sungai di Kabupaten Jombang meluap dan menggenangi sejumlah permukiman.
Bahkan, di salah satu titik di Kecamatan Mojoagung Jombang, banjir ini mengakibatkan tanggul jebol dan air menggenangi rumah-rumah warga.
Dari data yang dihimpun, banjir sejak Sore dilaporkan menggenangi wilayah di Kecamatan Ngoro.
Banjir, juga terus berjalan dan masuk di Kecamatan Mojowarno, misalnya di Desa Gondek dan Desa Selorejo.
Menjelang malam, banjir juga terpantau makin besar dan bertambah.
BEberapa wilayah di Kecamatan Jogoroto seperti Desa Ngumpul, Desa Jogoroto dan Desa Alang-alang Caruban ikut tergenang air.
Di Kecamatan Mojoagung, banjir hingga Senin malam juga menggenangi wilayah Desa Kademangan, Janti, Mancilan, Gambiran, Betek, Dukuhmojo hingga beberapa desa lainnya.
Bahkan di Dusun Kagulan, Desa Janti, Mojoagung, banjir sempat membuat tanggul sungai jebol.
Sedangkan di Kecamatan Peterongan, banjir juga terpantau menggenangi Desa Peterongan, di wilayah PP Darul Ulum, juga Desa Tugusumberejo dan beberapa desa di sekitarnya.
Di Kecamatan Jombang, banjir hingga Selasa pagi terpantau menggenangi wilayah Desa Pulolor, Sambongdukuh dan Desa Tambakrejo yang searah Saluran Sekunder Gude Ploso.
Di Kecamatan Sumobito, banjir dilaporkan menggenangi beberapa desa. Talunkidul masih jadi yang terparah dan hingga sabtu pagi air masih menggenang. beberapa desa di sekitarnya seperti Dusun Grudo, Desa Madiopuro juga mengalami hal yang sa,a
"Jadi memang campak hujan yang cukup deras sejak siang hingga malam kemarin langsung berdampak ke banjir," terang Plt Kalaksa BPBD Jombang WIku Birawa Felipe Diaz Quintas.
Wiku menjelaskan, dari datanya, sejumlah kecamatan memang terendam air, meski tak seluruhnya masih bertahan hingga Selasa pagi ini.
"Mojowarno, Mojoagung, Jogoroto, Peterongan, Jombang Kota, Sumobito, Ngoro juga ada tadi,tapi tren air tadi sudah mulai surut," ungkapnya.
Pihaknya juga membenarkan adanya tanggul yang jebol di wilayah Dusun Kagulan Desa Janti.
Asesmen kepada tanggul yang jebol itu, juga masih dilakukan petugas.
"Untuk tanggul jebol dilaporkan tadi ada sepanjang 30 meter, masih dilakukan assesment, sambil menunggu airnya surut," pungkasnya. (riz)
Editor : Achmad RW